Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan proyek jalan tol Semarang-Demak seksi II di Kecamatan Karangtengah, Demak, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2020). Menurut data Kementerian PUPR hingga 2 Agustus 2020, penyerapan belanja infrastruktur telah mencapai 44,15 persen atau senilai Rp33,9 triliun dari total pagu TA 2020 sebesar Rp75,6 triliun, dengan serapan tenaga kerja sebanyak 456.487 orang pada program Padat Karya Tunai dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19. - ANTARA FOTO/Aji
Premium

Naik Hampir 2 Kali Lipat, Ada Apa di Balik Anggaran Jumbo Kementerian PUPR?

24 September 2020 | 21:29 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadi kementerian dengan anggaran tertinggi dalam RAPBN 2021, dengan nilai Rp149,81 triliun atau hampir 2 kali lipat dari outlook 2020. Ada apa di baliknya?

Bisnis.com, JAKARTA — Komisi V DPR sudah menyalakan lampu hijau terhadap pagu anggaran RAPBN 2021 yang diajukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Artinya, sesuai Buku II Nota Keuangan 2021, lembaga yang dipimpin Basuki Hadimuljono tersebut dicanangkan akan mendapat kucuran dana segar senilai Rp149,81 triliun untuk melaksanakan program-programnya.

Ketua Komisi V Lasarus mengatakan DPR bisa memaklumi jumlah anggaran yang diajukan Kementerian PUPR. Meskipun, secara kasat mata angkanya memang terbilang fantastis.

“Komisi V DPR RI dapat memahami penjelasan Menteri PUPR terhadap alokasi anggaran sesuai fungsi dan program Kementerian PUPR dalam RAPBN Tahun Anggaran 2021,” tuturnya dalam rapat kerja Komisi V, Rabu (23/9/2020).

Nominal Rp149,81 triliun menempatkan Kementerian PUPR sebagai kementerian dengan anggaran paling besar dalam RAPBN 2021, melampaui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang mendapat pagu sekitar Rp136 triliun.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, bukan hal yang mengejutkan jika Kementerian PUPR ada di urutan teratas. Meski demikian, secara nominal ada perbedaan jumlah yang signifikan antara anggaran Kementerian PUPR di RAPBN dengan anggaran outlook 2020, yang berkisar Rp85,7 triliun.

Basuki yang juga turut hadir dalam rapat tersebut lantas menjelaskan alasan mengapa anggaran di kementeriannya naik signifikan. Adanya peningkatan ini, ungkapnya, disebabkan banyaknya anggaran yang terpangkas pada 2020.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top