Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenhub: Ini Ketentuan Parkir Umum Sepeda di Mal

Kemenhub menjelaskan soal penyediaan fasilitas parkir umum sepeda di mal sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 59/2020.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 19 September 2020  |  17:35 WIB
Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. ANTARA FOTO - Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 59/2020 yang salah satunya mengatur penyediaan faslitas parkir umum untuk para pesepeda.

Dalam Pasal 18 ayat 1 disebutkan bahwa pesepeda dapat disedikan fasilitas parkir umum untuk sepeda. Sementara itu, pada ayat 2 tertulis fasilitas parkir umum untuk sepeda harus berupa lokasi yang mudah diakses, aman, dan tidak mengganggu arus pejalan kaki dan terdapat rak tiang, atau sandaran yang memungkinkan bagi sepeda untuk dikunci atau digembok.

"Arahan kita bagi parkir untuk sepeda jangan yang susah di jangkau, misalnya kalau di mal jangan di basement 2 tapi di halaman atau basement 1," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi dalam diskusi virtual, Sabtu (19/9/2020).

Adapun, beleid tersebut mengatur fasiltias parkir umum harus disedikan oleh setiap penyelenggara fasilitas umum yang ditempatkan pada simpul transportasi, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, sekolah, dan tempat ibadah.

Penyediaan faslitas parkir sepeda di perkantoran dan pusat perbelanjaan ditetapkan sebanyak 10 persen dari kapasitas parkir yang dimiliki. Dengan aturan itu, kata Budi, terdapat kewajiban dari pemerintah pusat dan daerah untuk secara bertahap dengan kemapuan yang ada untuk memberikaninfrastruktur pendukung untuk pesepeda.

"Bukan hanya ruang tapi juga alat untuk di sekolah-sekolah barangkali menyiapkan alat parkir," ujarnya.

Adapun, Kementerian Perhubungan akan mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan fasilitas umum sepeda dengan acara pekan nasional keselamatan jalan.

Direktur Sarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan Pandu Yunianto mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan teknis kepada beberapa pihak seperti di sekolah-sekolah dan simpul transporatasi.

"Itu nanti kita akan luncurkan 25 September 2020 di antaranya adalah sekolah, stasiun, dan beberapa kementerian tapi ini masih scope yang ada di Jakarta," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda Kemenhub
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top