Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tol Layang A.P. Pettarani Hampir Rampung, Segini Perkiraan Tarifnya

Proyek tol layang A.P. Pettarani mulai dibangun pada 30 April 2018 dengan target penyelesaian tol layang pada 30 September 2020.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 18 September 2020  |  13:58 WIB
Pembangunan proyek jalan tol layang A.P. Pettarani di Makassar memasuki tahap akhir -  PT Margautama Nusantara
Pembangunan proyek jalan tol layang A.P. Pettarani di Makassar memasuki tahap akhir - PT Margautama Nusantara

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bosowa Marga Nusantara menyatakan bahwa progres proyek jalan tol layang seksi 3 atau jalan tol layang A.P. Pettarani di Makassar saat ini mencapai 99 persen.

Direktur Teknik dan Operasional PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) Ismail Malliungan menjelaskan progres konstruksi proyek ini ditargetkan tuntas pada 30 September 2020.

"Saat ini progres tol layang Pettarani sudah 99 persen, hanya tinggal pekerjaan minor saja jelang tuntas akhir September ini," ujarnya dalam konferensi pers daring, Jumat (18/9/2020).

Dia memerincikan untuk proyek jalan tol layang progresnya sudah mencapai 99,22 persen, kemudian untuk desain, mob-demob, serta fasilitas lalu lintas sudah mencapai 96,01 persen. Sementara itu, untuk jalan arteri saat ini di angka 39,28 persen.

Setelah pekerjaan tol layang ini rampung, ruas tol yang menghubungkan kawasan komersial Pettarani tersebut bakal dibuka fungsional selama periode Oktober 2020—Februari 2021.

Selanjutnya, pada Februari 2021 atau setelah 4 bulan dibuka selama periode fungsional, jalan tol layang ini akan mulai menetapkan tarif kepada pengguna.

"Untuk tarifnya akan ada penyesuaian dengan estimasi dari sebelumnya Rp4.000 menjadi Rp9.500, tapi tarif ini masih estimasi belum resmi keputusan pemerintah," ujarnya.

Proyek jalan tol layang A.P. Pettarani ini dioperasikan oleh PT Bosowa Marga Nusantara, dengan kontraktor pelaksana konstruksi adalah PT Wijaya Karya Beton.

Proyek mulai dibangun pada 30 April 2018, dengan target penyelesaian tol layang pada 30 September 2020, dan jalan arteri pada 31 Desember 2020. Nilai investasinya yang ditanamkan BMN pada proyek ini mencapai Rp2,24 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top