Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Warga melintas di depan Plaza Lippo pada 2003. - Bloomberg / Josh Estey
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis: Maju-Mundur Grup Lippo dalam Bisnis Operator Selular

Setelah Nutrindo berjuang penuh memiliki izin operator selular nasional, Lippo malah mutuskan hengkang dari bisnis padat modal ini dengan melepas saham ke Maxis, Malaysia.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com
13 Agustus 2020 | 14:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Bisnis telekomunikasi menarik banyak pemain besar, namun tidak banyak yang mampu bertahan dalam bisnis jembatan udara ini karena membutuhkan belanja modal yang mahal.

Selain kebutuhan ekspansi, modal dibutuhkan untuk memperbaharui teknologi yang selalu melompat tinggi setiap beberapa tahun.

Namun besarnya penduduk Indonesia dengan wilayah yang terpisah-pisah pulau menjadikan bisnis ini sumber pendapatan besar bagi pengusaha yang mampu melakukan tata kelola serta memenangkan pasar.

Atas pertimbangan besarnya potensi bisnis itu pula, Grup Lippo kemudian kepincut untuk memborong saham di PT Inti Mitratama Abadi milik PT Industri Telekomunikasi Indonesia.

Bisnis Indonesia, 13 Agustus 2000, menurunkan laporan akuisisi itu bernilai Rp60 miliar untuk memborong 35 persen. Setelah akuisisi maka saham Grup Lippo di operator pemegang hak frekuensi Global System for Mobilecommunication (GSM) 1800 wilayah Jakarta, Bogor dan Tangerang.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top