Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Petugas pajak dengan melayani wajib pajak dari balik sekat kaca guna mencegah Covid-19. - Antara / Mohammad Ayudha
Premium

Keringanan Pajak Penghasilan, WP Masih Bisa Ajukan Insentif

03 Juli 2020 | 16:41 WIB
Kementerian Keuangan telah menyetujui insentif bagi 354.000 wajib pajak. Masih terdapat peluang bagi pelaku usaha lain untuk mendapatkan keringanan pajak dari pemerintah ini. Disiapkan pagu anggaran sebesar Rp123 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA – Pelaku usaha masih dapat memanfatkan keringanan pajak guna mengurangi beban keuangan usaha. Keringanan ini seperti yang tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 44/2020 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Dalam peraturan yang telah ditetapkan semenjak 27 April 2020 lalu itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan pagu keringan pajak mencapai Rp123 triliun untuk beragam pungutan bagi wajib pajak (WP).

Besaran alokasi anggaran insentif pajak yang disiapkan untuk dunia usaha itu yakni PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) Rp39,66 triliun, PPh Final UMKM DTP (Rp2,4 triliun), Pembebasan PPh Pasal 22 Impor (Rp14,75 triliun), Pengurangan angsuran PPh Pasal 25 sebesar 30 persen (Rp14,4 triliun), Pengembalian pendahuluan PPN (Rp5,8 triliun), penurunan tarif PPh badan dari 25 persen menjadi 22 persen (Rp20 triliun), cadangan penambahan PPh pasal 21 DTP dan lainnya (Rp26 triliun).

Hingga semester I/2020, perusahaan yang telah mengajukan insentif dan disetujui mencapai 354.000 perusahaan. Rinciannya, penerima insentif pajak penghasilan (PPh) pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP) sebanyak 106.000 wajib pajak, PPh 25 sebanyak 48.000 wajib pajak, serta untuk PPh final usaha mikro kecil dan menengah (UMKM0 mencapai 200.000 wajib pajak.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top