Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pesawat Garuda DC 10-30 dengan nomor register PK-GIE 865, yang membawa 275 orang termasuk pilot dan awak kabin, yang terdiri dari 238 warga Jepang dan 37 warga Indonesia, mengalami insiden mesin terbakar saat hendak lepas landas dari Bandara Fukuoka, Jepang, (13/6/1996) - AFP
Premium

Historia Bisnis: Petaka Garuda di Negeri Sakura

13 Juni 2020 | 18:45 WIB
Pesawat Garuda DC 10-30 dengan nomor register PK-GIE 865, yang memuat 275 orang termasuk pilot dan awak kabin, yang terdiri dari 238 warga Jepang dan 37 warga Indonesia, mengalami insiden mesin terbakar saat hendak lepas landas dari Bandara Fukuoka, Jepang pada 24 tahun silam.

Bisnis.com, JAKARTA — 13 Juni akan selalu jadi peristiwa tak terlupakan bagi maskapai pelat merah pesawat Garuda Indonesia. Pada 1996, alias tepat 24 tahun lalu, kecelakaan menimpa salah satu armada mereka.

Adalah pesawat Garuda DC 10-30 dengan nomor register PK-GIE yang mengalami insiden mesin terbakar saat hendak lepas landas dari Bandara Fukuoka, Jepang.

Pesawat rute Fukuoka—Jakarta itu membawa 275 orang, termasuk pilot dan awak kabin, yang terdiri dari 238 warga Jepang dan 37 warga Indonesia.

Dari kecelakaan tersebut 68 orang mengalami luka-luka dan tiga orang—yang seluruhnya warga Jepang—kehilangan nyawa.

Kecelakaan bermula ketika kipas turbin depan mesin pesawat yang nomor 3 (paling kanan), pecah dan terpisah dari poros mesin. Mendapati kondisi itu kru berupaya membatalkan lepas landas, tapi nahasnya kecepatan pesawat sudah melebihi V1 (batas maksimal lepas landas).

Alhasil, pesawat justru meluncur keluar dari ujung landasan dan terbakar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top