Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) didampingi Bupati Bogor Ade Yasin (tengah) melihat produksi pembuatan masker medis di PT Multi One Plus, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. - Antara / Yulius Satria Wijaya.
Premium

Raih Peluang, Keran Ekspor Masker akan Dibuka

05 Juni 2020 | 23:32 WIB
Kementerian Perindustrian memperkirakan produksi masker dan alat perlindungan diri di dalam negeri telah terpenuhi. Kelebihan kapasitas yang ada akan diarahkan untuk menyasar pasar ekspor.

Bisnis.com, JAKARTA – Industri tekstil di Tanah Air diyakini mampu memenuhi produksi masker dan alat perlindungan diri (APD) untuk kebutuhan di dalam negeri. Saatnya memburu pasar ekspor.

Kenormalan baru dunia menjadikan masker sebagai alat yang harus selalu ada di tengah masyarakat. Pasalnya, Covid-19 yang mewabah ke lebih 200 negara belum memiliki obat ataupun vaksin yang terbukti ampuh. Untuk itu, satu-satunya cara mencegah tertular yakni dengan menggunakan masker setiap ke luar rumah.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan banyak negara di dunia yang membutuhkan masker dan APD.

“Seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan,” kata Agus, Rabu (3/5/2020).

Mengacu jurnal kesehatan mingguan yang disusun peneliti Harvard, Suhas Gondi dan Adam L. Beckman dan terbit di The Lancet pada 23 Mei 2020 lalu, kebutuhan alat APD dan masker memang teramat tinggi.

Total, setidaknya ada 6.169 organisasi dan lembaga di Negeri Paman Sam yang mengeluhkan pasokan APD, masker dan alat kesehatan lain. Tak cuma rumah sakit, lembaga-lembaga ini juga mencakup klinik, fasilitas rehabilitasi, agensi kesehatan, dan lain-lain.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top