Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Gulungan kertas di sebuah pabrik kertas
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis: Kongsi 3 Raja Kayu yang Berambisi Jadikan Indonesia Produsen Pulp Terbesar

Berambisi menjadikan Indonesia sebagai salah satu produsen pulp terbesar di dunia, tiga konglomerasi usaha, yaitu Kiani Group, Kedawung Group, dan Dayak Besar Group, berkongsi untuk membangun pabrik bubur kertas di Kalimantan Timur.
Gajah Kusumo
Gajah Kusumo - Bisnis.com
03 Mei 2020 | 20:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Tiga  kelompok usaha di Tanah Air, Kiani Group, Kedawung Group, dan Dayak Besar Group, menginvestasikan dana sedikitnya Rp3,27 triliun untuk membangun proyek jumbo pabrik bubur kertas atau pulp di Kalimantan Timur.

Pada dekade 1991, nilai tukar rupiah dipatok Rp1.977 per dolar AS. Apabila dibandingkan dengan nilai tukar rupiah pada Kamis (30/4/2020), yang bertengger pada level Rp14.881, mata uang garuda sudah naik 652,71 persen atau lebih dari enam kali lipat. Artinya, investasi Rp3,27 triliun itu nilainya kini setara dengan Rp23,73 triliun!

Tiga raja kayu yang berkongsi itu adalah Kiani Group yang dikomandoi oleh Mohammad ‘Bob’ Hasan, raja kayu yang merupakan anak angkat dari Jendral Gatot Soebroto dan sangat dekat dengan penguasa Orde Baru Soeharto.

Adapun, kedawung Group atau grup Kedaung merupakan kongsian bisnis antara Probosutedjo dan Agus Nuralim. Probosutedjo adalah adik dari Soeharto meski berbeda ayah.

Sementara itu, Dayak Besar Group digawangi oleh Alun Josef alias Muhammad Jusuf Hamka, nama yang diberikan oleh Buya Hamka, ulama dan sastrawan besar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top