Angkasa Pura I beri Pelatihan Cargo & Dangerous Good Awarenesss bagi Warga Kulonprogo

Sebagai bentuk komitmen dan kontribusi PT Angkasa Pura I (Persero) terhadap pengembangan keahlian warga di wilayah sekitar YIA, PT Angkasa Pura I (Persero) menjalin kerjasama dengan PT. Jasa Angkasa Semesta (PT JAS) dalam melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bagi warga dari 5 desa di sekitar YIA dengan memberikan Pelatihan Basic Cargo & Dangerous Good Awareness.
MediaDigital
MediaDigital - Bisnis.com 17 September 2019  |  13:53 WIB

Bisnis.com, Yogyakarta  - Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo diharapkan mampu mendorong aktivitas baik di bidang sosial maupun perekonomian bagi masyarakat Kulon Progo. Sebagai bentuk komitmen dan kontribusi PT Angkasa Pura I (Persero) terhadap pengembangan keahlian warga di wilayah sekitar YIA, PT Angkasa Pura I (Persero) menjalin kerjasama dengan PT. Jasa Angkasa Semesta (PT JAS) dalam melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bagi warga dari 5 desa di sekitar YIA dengan memberikan Pelatihan Basic Cargo & Dangerous Good Awareness.

Pelatihan Basic Cargo & Dangerous Good Awareness dibuka langsung oleh PTS. General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, Senin(16/09) di Balai Pemberdayaan Masyrakat YIA di Kulonprogo, turut hadir Chef Corporate Affairs and Bussiness Development PT. Jasa Angkasa Semesta, Sigit Muhartono.

Pelatihan Program Basic Cargo & Dangerous Good Awarenes akan dilaksanakan mulai tanggal 16 sampai dengan tanggal 20 September 2019 dengan diikuti oleh 20 orang peserta dari 5 desa (Desa Palihan, Desa Jangkaran, Desa Kebonrejo, Desa Jangkaran dan Desa Sindutan) yang telah mendaftar dan mengumpulkan persyaratan untuk program pelatihan tersebut. Peserta akan mendapat pelatihan oleh instruktur dari JAS Learning Center yang berpengalaman dalam bidang cargo dan groundhandling.

Dengan diselenggarakan program pelatihan ini diharapkan para peserta mampu mengetahui dan memahami penanganan pengiriman kargo melalui angkutan udara serta memahami dan dapat mengklasifikasikan maupun mengidentifikasikan dangerous goods dalam bidang pengiriman kargo angkutan udara. “Dengan keberadaan YIA, akan semakin banyak wisatawan yang datang ke Yogyakarta. Sehingga banyak hal yang perlu dipersiapkan, salah satunya dengan mempersiapkan masyarakat melalui pelatihan seperti ini. Kami sampaikan terima kasih pada PT Angkasa Pura I (Persero) atas kerjasamanya dengan PT. JAS, sehingga kami dapat turut berkontribusi mengedukasi masyarakat khususnya di Kulon Progo,” imbuh Sigit Muhartono.

Agus Pandu Purnama mengatakan bahwa sejak awal pembangunan YIA, PT Angkasa Pura I telah menyelenggarakan berbagai pelatihan sebagai bentuk konstribusi pengembangan dan peningkatan keahlian bagi masyarakat Kulon Progo. "PT Angkasa Pura I (Persero) telah menyelenggarakan berbagai pelatihan. Sebelumnya jenis ketrampilan yang diberikan adalah mayoritas berorientasi kepada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berhubungan dengan operasional bandara," jelasnya.

"Kami berharap dengan adanya pelatihan program Basic Cargo & Dangerous Good Awareness ini para peserta dapat lebih termotivasi dalam menangkap peluang usaha dan tentunya mampu bersaing dan bekerja dalam bidang pengelolaan kargo,” tambahnya.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura I (Persero) telah menyelenggarakan beberapa pelatihan bagi warga di sekitar YIA, seperti Pelatihan Security, Basic Towing Tractor (BTT), Pelatihan Bahasa Inggris serta Pelatihan budi daya Jamur Tiram dan Belut

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Angkasa Pura I

Editor : MediaDigital

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top