Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PGN Klaim Pemanfaatan Gas Blok Masela masih Tahap Penjajakan

Sebagai Sub Holding Gas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN selalu aktif mencari sumber gas potensial sebagai salah satu peran PGN selaku Sub Holding Gas yang berkewajiban untuk mengupayakan pasokan gas bumi, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan gas bumi di dalam negeri.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  00:14 WIB
Ilustrasi PGN. - Istimewa
Ilustrasi PGN. - Istimewa
 Bisnis.com, JAKARTA- Sebagai Sub Holding Gas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN selalu aktif mencari sumber gas potensial sebagai salah satu peran PGN selaku Sub Holding Gas yang berkewajiban untuk mengupayakan pasokan gas bumi, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan gas bumi di dalam negeri.
 
Salah satu produksi gas potensial saat ini adalah Blok Masela. Sejauh ini, PGN selalu terbuka untuk menjalin komunikasi dengan operator gas hulu, termasuk pengelolaan Blok Masela.
 
Sebagaimana disinggung oleh Direktur Pemasaran PGN Danny Praditya, hal tersebut sudah kelaziman bagi perusahaan. “Apalagi dengan menyandang status sebagai Sub Holding Gas, maka peran komersialisasi dan monetisasi gas bumi, adalah tugas PGN,” ungkapnya, seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (27/6/2019).
 
Danny mengatakan keberadaan Blok Masela sangat memungkinkan sebagai pondasi baru bagi penyediaan gas bumi domestik. Akan tetapi, sejauh ini PGN baru tahap menjajaki kemungkinan kerjasama untuk pemanfaatan gas Blok Masela.
 
Untuk sampai pada finalisasi, menurut Danny masih membutuhkan proses yang panjang. Sebab, PGN harus memperoleh data dan informasi detil terkait perkembangan Blok Masela terlebih dulu.
 
Selain itu, terdapat proses kajian yang lebih mendalam untuk proses kerjasama nantinya. Hal-hal seperti pengadaan modal, volume produksi, hingga perkiraan harga, mesti dikaji lebih terperinci.
 
“Ini baru tahap penjajakan, ke arah kerjasama masih panjang prosesnya,” tegas Danny.
 
Danny juga menjelaskan bahwa pasokan gas dari Lapangan Abadi ini sangat potensial untuk menjaga pasokan keperluan gas domestik. Hanya saja, kata Danny perlu ada kajian keekonomian yang lebih rinci lagi.
 
 "Ya untuk kesinambungan pasokan di domestik tentunya itu cukup signifikan ya, tinggal nanti keekonominannya seperti apa," ujar Danny.
 
Di sisi lain,  PGN  menganggap pemanfaatan Blok Masela sebagai potensial portofolio pasok yang akan menjamin pasokan di domestik. Intinya, lanjut Danny, untuk pengelolaan gas pastinya PGN aktif melibatkan diri.
 
“Sub Holding Gas memang sudah seperti itu tugasnya, kini pengelolaan infrastruktur pun gas bumi sudah di PGN,” tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PGN
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top