Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Andil Inflasi Tarif Angkutan Udara Masih Tinggi

Badan Pusat Statistik (BPS) menilai andil kenaikan tarif angkutan udara secara bulanan per Mei 2019 sebesar 0,02% masih tinggi.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 10 Juni 2019  |  13:07 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto (kiri) memberikan paparan dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (6/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto (kiri) memberikan paparan dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (6/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) menilai andil kenaikan tarif angkutan udara secara bulanan per Mei 2019 sebesar 0,02% masih tinggi.

Sementara itu, kenaikan tarif angkutan udara secara tahunannya cukup mengkhawatirkan yakni sebesar 0,30% (yoy). Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, inflasi angkutan udara per Mei 2019 tetap tinggi meskipun pemerintah sudah menurunkan tarif batas atas (TBA).

"Sudah diturunkan tetapi menjadi tidak kelihatan karena itu kontribusi angkutan kereta api menjadi lebih besar dari angkutan udara, tetapi kalau dilihat andil inflasi secara tahunannya sebesar 0,30% terhadap total inflasi tahunan sebesar 3,32%," ujar Suhariyanto, Senin (10/6/2019).

Suhariyanto melihat bahwa pergerakan andil inflasi tarif angkutan udara secara tahunan ini sangat tinggi.  Secara bulanan, dia menilai inflasi angkutan udara masih cukup wajar di tengah musim mudik Lebaran.

Ke depannya, Suhariyanto menghimbau agar pemerintah mewaspadai tarif angkutan udara pada musim liburan akhir tahun, yakni pada bulan Desember.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi bps badan pusat statistik
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top