Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengembang Pesimis Aturan Baru FLPP Bisa Cepat Rampung

Aturan penerima FLPP dengan maksimal gaji 4 juta perbulan akan direvisi jadi 6 juta per bulan
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 22 Februari 2019  |  06:01 WIB
Proyek perumahan sederhana - Bisnis
Proyek perumahan sederhana - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membuat pelonggaran aturan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Rencananya, Peraturan Menteri PUPR No.26/PRT/M/2016 dan Keputusan Menteri PUPR No.552/KPS/M/2016 akan melonggarkan batas penghasilan penerima bantuan dari sebelumnya Rp4 juta menjadi Rp8 juta. 

Adapun, PUPR menargetkan agar perubahan aturan tersebut bisa rampung dalam sepekan.

Namun, Sekjen DPP Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok Lucida mengatakan pihaknya pesimistis kalau perubahan aturan tersebut bisa rampung cepat.

"Aturan kenaikan harga saja yang rencananya mau dinaikkan akhir Januari sampai sekarang belum ada kabar lagi, tapi kami dari pengembang sih menunggu saja," katanya kepada Bisnis, Kamis (21/2)

Totok melanjutkan, rencana melonggarkan batas gaji penerima bantuan ini memang awalnya ditujukan bagi aparatur sipil negara (ASN), tentara nasional indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), tapi diharapkan masyarakat juga bisa ikut merasakan manfaatnya.

"Kami tetap mengharapkan tetap bisa jadi cepat, karena dari pengembang sudah sangat terbuka dengan rencana perubahan aturan-aturan dari pemerintah," lanjutnya.

Adapun, untuk perhitungan secara detail, Totok mengatakan masih menyerahkan ke pihak Departemen Pembiayaan PUPR. Totok menjelaskan, nantinya tidak ada perubahan lain selain rentang gaji.

"Jadi, setahu saya, aturan yang lain tetap sama, untuk rumah tapak, rumah susun, tetap sama, cuma supaya bisa menjaring lebih banyak ASN, TNI, dan Polri yang rentang gajinya segitu [di atas Rp4 juta]," jelasnya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

flpp rumah subsidi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top