PP Infrastruktur Tunggu Lelang Tol Semanan-Balaraja

PT PP Infrastruktur, anak usaha PT PP Tbk. di bidang investasi proyek infrastruktur tengah menunggu lelang pengusahaan jalan tol ruas Semanan - Balaraja. Perseroan menjadi pemrakarsa dalam rencana pembangunan jalan sepanjang 31,9 kilometer tersebut.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  10:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- PT PP Infrastruktur, anak usaha PT PP Tbk. di bidang investasi proyek infrastruktur tengah menunggu lelang pengusahaan jalan tol ruas Semanan - Balaraja. Perseroan menjadi pemrakarsa dalam rencana pembangunan jalan sepanjang 31,9 kilometer tersebut.

Direktur Utama PP Infrastruktur, Didik Mardiyanto mengatakan dalam prakarsa ruas Semanan - Baralaja, PP Infrstruktur bermitra dengan PT Delta Mega Persada, anak usaha PT Alam Sutera Realty Tbk. Dia menyebut, seluruh syarat untuk persiapan lelang sudah diserahkan ke Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

"Kami ada prakarsa di Semanan - Balaraja, bareng Alam Suetara. [Ruas] Itu mau dilelang," jelasnya di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Dalam catatan Bisnis.com, ruas Semanan - Balaraja yang diestimasi menelan biaya Rp15,6 triliun merupakan satu dari lima ruas prakarsa yang sudah diperkenalkan kepada calon investor pada Juli 2018 lalu. Adapun, empat ruas lain yang juga sudah mendapat izin prakarsa yaitu Kamal - Teluk Naga - Rajeg (38,6 kilometer), Akses Pelabuhan Patimban (37,7 kilometer), Gedebage - Tasikmalaya - Cilacap (184 kilometer), Jembatan Tol Balikpapan - Penajam (7,6 kilometer).

Selain lima ruas di atas, BPJT dalam catatan Bisnis.com juga siap memuka lelang ruas Solo - Yogyakarta - Kulonprogo (91,93 kilometer) yang juga sudah mendapat izin prakarsa. Secara keseluruhan, panjang enam ruas yang akan dilelang 391,73 kilometer dan diperkirakan  menelan investasi sebesar Rp131,2 triliun.

Sebagaimana diketahui, badan usaha yang menjadi pemrakarsa ruas tol baru tetap diharuskan mengikuti lelang investasi. Namun, inisiator memiliki hak istimewa, yaitu hak menyamakan penawaran atau right to match. Dengan kata lain, peluang memenangkan lelang amat besar.

Di bisnis jalan tol, PTPP punya portofolio yang tidak sedikit. Berdasarkan Laporan Tahunan 2017, ada partisipasi saham di tujuh ruas dengan porsi kepemilikan 12,5% hingga 35%. Ketujuh ruas itu yang sebagian sahamnya dimiliki PTPP yaitu Depok - Antasari, Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi, Balikpapan - Samarinda, dan Pandaan - Malang. Selanjutnya Manado - Bitung, Cileunyi - Sumedang - Dawuan, dan Serang - Panimban.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PP Infrastruktur

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top