Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penerimaan Tumbuh Tinggi, Pemerintah Klaim Tak Butuh Utang Tambahan

Pemerintah membatalkan lelang penerbitan dua Surat Utang Negara (SUN) dan penerbitan dua Surat Berharga Syariah Negara (SBSN/Sukuk) sampai dengan akhir tahun ini karena APBN dapat tertutupi dari penerimaan negara yang tumbuh tinggi.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 26 November 2018  |  09:06 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah membatalkan lelang penerbitan dua Surat Utang Negara (SUN) dan penerbitan dua Surat Berharga Syariah Negara (SBSN/Sukuk) sampai dengan akhir tahun ini karena APBN dapat tertutupi dari penerimaan negara yang tumbuh tinggi.
 
Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Adriyanto menuturkan pemerintah memperkirakan penerimaan yang dikantongi sudah cukup untuk membiayai kebutuhan belanjanya. Dengan demikian, penerbitan surat utang sudah tidak diperlukan lagi.
 
"Penerimaan negara semakin membaik yang ditunjukkan defisit anggaran semakin kecil. Jadi, pembiayaan yang sudah dilakukan sejak awal tahun sudah cukup," ungkapnya saat dihubungi Bisnis, Minggu (25/11/2018).
 
Lebih lanjut, Adriyanto memperkirakan defisit fiskal APBN 2018 akan berada di bawah 2% atau lebih rendah dari target APBN yang defisit 2,19%.
 
Di sisi lain, kinerja penerimaan pajak pun mencatatkan hasil positif dengan tumbuh 17,41% secara tahunan. Apabila tidak memerhitungkan perolehan dari pengampunan pajak tahun lalu, pertumbuhan mencapai 19,07%.

Realisasi penerimaan pajak hingga Oktober 2018 mencapai Rp1.015 triliun atau 71,32% dari target dalam APBN 2018 yang sebesar Rp1.424 triliun.
 
Kemenkeu memperkirakan pendapatan negara akan mencapai 100% sesuai target APBN, sebesar Rp1.894,72 triliun, yang terdiri atas penerimaan perpajakan terrealisasi 95% atau berkisar Rp1.537,1 triliun dan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai 140% dari target APBN atau sekitar Rp385,56 triliun.
 
Dengan demikian, dari Perpajakan dan PNBP saja, penerimaan 2018 diperkirakan mencapai Rp1.922,66 triliun atau melebihi pagu APBN.
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbn surat utang negara
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top