Investasi Eksplorasi 2018 Berpotensi Naik

Porsi investasi eksplorasi Indonesia mencatatkan kenaikan menjadi 10,75%. Padahal, rata-rata porsi investasi eksplorasi pada periode 2012-2017 sekitar 1,93% sampai 8%.
Surya Rianto | 27 Maret 2018 19:50 WIB
Kilang pengolahan minyak di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Porsi investasi eksplorasi Indonesia mencatatkan kenaikan menjadi 10,75%. Padahal, rata-rata porsi investasi eksplorasi pada periode 2012-2017 sekitar 1,93% sampai 8%.

Pengamat energi dari Reforminer Institute Pri Agung Rakhmanto mengatakan, investasi untuk eksplorasi berpotensi meningkat porsinya pada tahun ini. Pasalnya, harga minyak mentah dunia sedang menanjak sehingga wajar mulai ada kenaikan pada investasi eksplorasi.

"Walaupun, masih belum bisa dipastikan kenaikan investasi eksplorasi itu karena fokus eksplorasi wilayah kerja baru. Bisa jadi, investasi eksplorasi itu naik karena adanya kenaikan biaya jasa melakukan eksplorasi yang sudah direncanakan sejak lama," ujarnya kepada Bisnis pada Rabu (27/3).

Kenaikan biaya jasa aktivitas eksplorasi itu bisa terjadi karena harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik.

Sampai perdagangan kemarin pada pukul 18:51 WIB, harga minyak Brent naik 0,61% menjadi US$70,55 per barel, sedangkan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik sebesar 0,56% menjadi US$65,92 per barel.

Pri Agung mengatakan, untuk itu perlu diketahui lebih detail realisasi investasi eksplorasi itu untuk aktivitas apa saja.

"Eksplorasi yang paling penting dan memberikan dampak signifikan kepada cadangan dan produksi migas itu kan pengeboran sumur. Nah, perlu dilihat berapa jumlah sumur yang di bor pada tahun ini, apakah lebih besar atau lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu," ujarnya.

Tren porsi investasi eksplorasi sempat mencatatkan kenaikan pada periode 6% pada 2014 menjadi 8% pada 2015. Namun, pada periode 2017 investasi eksplorasi mengalami penurunan drastis menjadi 1,93%.

Namun, tren porsi investasi eksplorasi sampai akhir Februari 2018 justru mulai mencatatkan kenaikan menjadi 10,75% dari total investasi keseluruhan.

Tag : migas
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top