Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pakar: Kredit Perbankan Bukan Dana Hibah, UMKM Perlu Pendampingan

Pakar Hukum Investasi dan Dagang Universitas Sam Ratulangi (Samrat) Manado Sulawesi Utara Jemmy Sondakh menegaskan kredit perbankan kepada masyarakat harus dikembalikan bukan hibah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Oktober 2016  |  14:32 WIB
UMKM pengrajin bingkai foto - Ilustrasi/Antara
UMKM pengrajin bingkai foto - Ilustrasi/Antara

Bisnis.com, MANADO - Pakar Hukum Investasi dan Dagang Universitas Sam Ratulangi (Samrat) Manado Sulawesi Utara Jemmy Sondakh menegaskan kredit perbankan kepada masyarakat harus dikembalikan bukan hibah.

"Pinjaman pemerintah melalui perbankan bukan hibah, tetapi pemberian modal untuk menguatkan usaha dan harus dikembalikan," kata Jemmy di Manado, Jumat (28/10/2016).

Ia mengatakan perbankan perlu memberi petugas pendampingan kepada debitur/nasabah secara terus menerus, agar tetap membayar sesuai aturan yang berlaku.

Dia mengatakan perbankan harus memberi perhatian serius kepada UMKM tentang pemberian pinjaman agar jangan sampai salah pemanfaatan. "Jadi perlu ada petugas pendampingan agar penyaluran kredit ini benar-benar sesuai sasaran," ungkap Sondakh.

Dia menilai sektor UMKM yang merupakan usaha mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro sebagaimana diatur dalam Undang-undang ini.

Usaha kecil ini kata Sondakh, usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki.

"Bahkan dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar," kata Sondakh.

Sondakh menambahkan ciri-ciri UMKM memiliki manajemen berdiri sendiri, modal disediakan sendiri, daerah pemasarannya lokal, aset perusahaannya kecil, dan jumlah karyawan yang dipekerjakan terbatas.

"Asas pelaksanaan UMKM adalah kebersamaan, ekonomi yang demokratis, kemandirian, keseimbangan kemajuan, berkelanjutan, efesiensi keadilan, serta kesatuan ekonomi nasional," kata Sondakh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top