Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produksi Boneka di Bekasi Tahun Depan Diprediksi Naik 10%

Himpunan Industri Pengrajin Bonekasi dan Jasa Bordir (Hibas) Bekasi memprediksi penaikan industri boneka hingga 10% pada tahun depan, selama nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika kembali menguat.
Muhamad Hilman
Muhamad Hilman - Bisnis.com 22 September 2015  |  20:23 WIB
Pekerja sedang merapikan boneka yang berwajah tokoh dalam film kartun.  - Bisnis.com
Pekerja sedang merapikan boneka yang berwajah tokoh dalam film kartun. - Bisnis.com

Bisnis.com,BEKASI-Himpunan Industri Pengrajin Bonekasi dan Jasa Bordir (Hibas) Bekasi memprediksi penaikan industri boneka hingga 10% pada tahun depan, selama nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika kembali menguat.

Soleman, Ketua Himpunan Industri Pengrajin Bonekasi dan Jasa Bordir (Hibas) Bekasi mengatakan pasar industri di dalam masih sangat terbuka, kendati produksi boneka asal Cina mulai merambah pasar nasional dalam enam tahun terakhir.

"Kami bisa bersaing dengan barang Cina, karena kualitas kami lebih bagus. Konsumen sudah cukup pintar," katanya, Selasa (22/9/2010).

Untuk saat ini, produksi boneka asal Bekasi bisa mencapai 800 ribu atau hingga 1 juta boneka per tahunnya. Menurutnya, jumlah itu pun belum dapat memenuhi seluruh permintaan pasar nasional.

Adapun tahun depan, Soleman memprediksi, akan terjadi penaikan permintaan terhadap produksi boneka seiring semakin beragamnya jenis produksi yang dihasilkan, seperti bantal boneka, sofa boneka dan aksesoris boneka lainnya.

Hanya saja produksi boneka masih snagat bergantung pada bahan baku impor. Komposisi kebutuhan bahan baku impor dalam satu buah boneka dalam negeri mencapai 80%, sedangkan 20% sisanya berasal dari dalam negeri.

Oleh karena itu, melorotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika saat ini memberatkan para pelaku usaha industri boneka. Dia mengharapkan, pemerintah mampu memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika, sehingga biaya produksi boneka dapat kembali ditekan.

"Prediksi kira-kira naik 10%, selama rupiah bisa menguat kembali."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri boneka
Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top