Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penjualan Elektronik Tumbuh 20% Tahun Ini

Penjualan elektronik sepanjang tahun ini hanya mampu tumbuh 20% lantaran adanya berbagai faktor ekonomi dan politik yang berlangsung pada 2014.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 03 Desember 2014  |  17:05 WIB

Bisnis.com, SURABAYA -- Penjualan elektronik sepanjang tahun ini hanya mampu tumbuh 20% lantaran adanya berbagai faktor ekonomi dan politik yang berlangsung pada 2014.

Poedji Harixon, Direktur Ufo Elektronics and Furniture, mengatakan pertumbuhan penjualan elektronik dalam negeri tahun ini tidak sebagus tahun sebelumnya yang mampu tumbuh hingga 25%.

"Harusnya growth tahun ini bisa lebih tinggi kalau tidak ada gejolak ekonomi dan politik. Namun sampai akhir Desember ini saya optimistis penjualan bisa tumbuh sedikit lagi," katanya di sela pameran elektronik Shopping Festival 2014, di Tunjungan Plaza Surabaya, Rabu (3/12/2014).

Dia menjelaskan penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) juga mempengaruhi pertumbuhan penjualan. Ufo selaku distributor di beberapa daerah sempat menaikan harga antara 5%-10% dalam tahun ini.

"Kami harus melakukan penyesuaian harga terutama untuk lemari es, AC dan mesin cuci karena body nya besar, sedangkan biaya transportasinya mahal, ditambah lagi biaya packaging juga naik," jelasnya.

Untuk mendongkrak pertumbuhan penjualan hingga akhir 2014, Ufo menggelar pameran di Tunjungan Plaza Surabaya mulai 3-7 Desember 2014. Selama pameran tersebut, Ufo menargetkan penjualan elektronik hingga 5.000 unit barang.

Poedji mengatakan pameran yang digelar Ufo dilakukan dua kali dalam satu tahun, yakni pada Mei dan Desember. Menurutnya siklus penjualan akhir tahun biasanya lebih banyak terjadi.

"Pada Mei ada momen HUT Surabaya, lalu pada Desember ini adalah puncaknya, karena ada tunjangan hari raya, lalu ada bonus tahunan yang umumnya diperoleh masyarakat pekerja," ujarnya.

Pada pameran tersebut, Ufo bekerjasama dengan beberapa bank untuk kemudahan pembiayaan dengan bunga cicilan 0%, seperti BRI, BNI, BCA, hingga perusahaan pembiayaan FIF. Setiap bank memiliki program promosi beragam.

"BRI punya program belanja elektronik minimal Rp6 juta dapat tiket PP Surabaya-Singapura langsung untuk 10 pembeli pertama, lalu BNI programnya belanja Rp4 juta dapat voucher BBM. Kami juga beri harga yang lama dan diskon untuk menyambut Natal," jelas Poedji.

Poedji menjelaskan model belanja elektronik masyarakat saat ini memang cenderung menggunakan kartu kredit karena dianggap lebih mudah. Saat ini pun pembelian elektronik menggunakan kartu kredit sudah mencapai 60%, dan 40% masih menggunakan uang tunai.

Di Jawa Timur, Ufo memiliki tiga gerai di Surabaya, satu gerai di Kediri, Madiun, dan Jombang. Sedangkan di Bali ada dua cabang, dan juga ada di Banjarmasin serta Palangkaraya, dan Yogyakarta.

"Tahun depan rencananya mau ekspansi ke Mojokerto dan Ponorogo. Kami menyasar daerah-daerah kabupaten daripada kota karena memang persainganya tidak begitu ketat," imbuh Poedji.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

elektronik penjualan elektronik
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top