Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CITILINK Pastikan Rencana Pembukaan Rute Internasional Dibatalkan

Maskapai pelat merah Citilink Indonesia memastikan pembatalan rencana ekspansi pembukaan rute internasional yang sebelumnya direncanakan pada tahun ini.
Amri Nur Rahmat
Amri Nur Rahmat - Bisnis.com 09 Oktober 2014  |  15:08 WIB
/Aviationcorner.net
/Aviationcorner.net

Bisnis.com, MAKASSAR - Maskapai pelat merah Citilink Indonesia memastikan pembatalan rencana ekspansi pembukaan rute internasional yang sebelumnya direncanakan pada tahun ini.

CEO Citilink Indonesia Arif Wibowo mengemukakan pembatalan ekspansi rute internasional itu dilakukan agar perseroan lebih berfokus untuk memperkuat pelayanan di rute-rute domestik.

Menurutnya, langkah tersebut juga sejalan dengan strategi bisnis Citilink untuk memperbesar pangsa di segmen low cost carrier (LCC) hingga 15%, di mana sebagian besar dikuasai oleh maskapai swasta.

"Memang sebelumnya kami merencakan rute regional Asean akan kami layani tahun ini, tetapi kemudian kita batalkan karena ingin memperkuat penerbangan domestik," katanya di sela-sela pembukaan rute Makassar-Surabaya, Kamis (9/10/2014).

Dengan keputusan tersebut, anak usaha Garuda Indonesia itu menggenjot pembukaan rute baru maupun mengaktifkan kembali sejumlah rute domestik yang sebelumnya telah ditutup.

Arif mengemukakan, total rute yang telah dilayani perseroan hingga kuartal ketiga 2014 telah mencapai 34 rute yang merupakan kombinasi rute baru dan rute lama yang diaktifkan kembali.

Selain itu, penambahan frekuensi juga secara aktif dilakukan terutama penerbangan dari Jakarta, baik dari Bandara Internasional Soekarno Hatta maupun Bandara Halim Perdanakusuma.

Total ferekuensi penerbangan Citilink seiring dengan ekspansi domestik tersebut telah mencapai 170 frekuensi dan ditargetkan bakal mencapai 200 frekuensi hingga akhir tahun ini.

Sejalan dengan itu, papar Arif, jumlah penumpang hingga kuartal III/2014 yang diangkut Citilink telah mencapai 5,34 juta penumpang ke seluruh destinasi yang dilayani perseroan.

Penambahan armada juga akan dilakukan dengan mendatangkan 5 unit pesawat Airbus A320 untuk memperkuat 29 unit pesawat yang telah dioperasikan sejauh ini.

Sementara itu, pembukaan rute Makassar-Surabaya (PP) merupakan rute ketiga yang dilayani perseroan dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, di mana rute yang telah ada yakni Makassar-Jakarta (PP) dan Makassar-Balikpapan (PP).

VP Corporate Communications Citilink Benny S. Butarbutar menerangkan, khusus rute Makassar-Surabaya merupakan salah satu rute yang pernah ditutup perseroan dengan alasan efesiensi biaya operasional serta kurang diminati penumpang.

"Tetapi seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi Makassar dan pergerakan penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin yang semakin tinggi sehingga kami mengaktifkan kembali rute ini," katanya.

Pembukaan rute tersebut juga merupakan rangkaian rencana perseroan menjadikan Bandara Sultan Hasanuddin sebagai hub utama di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Direncanakan, setelah Makassar-Surabaya, perseroan bakal kembali melakukan ekspansi ke sejumlah kota utama di KTI seperti Manado, Palu dan Jayapura.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

citilink
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top