Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BISNIS MEDIS: Perusahaan Asean dan AS Jajaki Kerjasama dengan Kemenkes

Gabungan asosiasi perusahaan global di bawah naungan US-ASEAN Business Council menjajaki kerjasama dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan program terbarukan di dunia medis.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 13 Juli 2014  |  20:50 WIB
BISNIS MEDIS: Perusahaan Asean dan AS Jajaki Kerjasama dengan Kemenkes
Pada training itu, dokter bisa mengetahui teknologi terbaru dan jenis-jenis vaksin tertentu yang bisa diterapkan di Indonesia. - Bisnis.com
Bagikan

 

Bisnis.com, JAKARTA – Gabungan asosiasi perusahaan global di bawah naungan US-ASEAN Business Council menjajaki kerjasama dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan program terbarukan di dunia medis. 

 

Senior Country Representative Indonesia USABC Desi Indrimayutri menyatakan terdapat perusahaan dari Amerika Serikat dan ASEAN di USBC tersebut, telah menerapkan sejumlah program medis di beberapa negara maju.  

 

Program-program itu meliputi a.l layanan short message service (SMS) bagi ibu hamil. Perusahaan membuat sistem informasi bagi ibu hamil yang dapat mengetahui tanda-tanda kehamilan secara berkala melalui pesan SMS. 

 

Program lain, kata Desi, perusahaan di bawah USABC pernah memberikan pelatihan kepada dokter-dokter yang memberikan resep olahraga kepada pasien. Menurutnya hanya dokter-dokter yang memiliki sertifikat tersebut boleh mempraktekkannya. 

 

"Program lain, ada perusahaan yang memberikan training centre untuk ahli bedah di beberapa negara maju. Pada training itu, dokter bisa mengetahui teknologi terbaru dan jenis-jenis vaksin tertentu yang bisa diterapkan di Indonesia, " kata Desi kepada Bisnis.com, Jumat (11/7/2014). 

 

Dengan program di atas, pihaknya telah memulai pembicaraan intensif dengan Kemenkes dimulai pada Jumat kemarin. Pada pembicaraan tersebut, Desi menuturkan Kemenkes menyambut baik dan memberikan peluang kerjasama bersama rumah sakit dan pemerintah daerah. 

 

Desi mengatakan pihak pemerintah, rumah sakit dan tenaga medis dalam negeri harus dibekali pengetahuan teknologi medis terbaru supaya dapat memberikan pelayanan medis terbaik kepada pasiennya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BISNIS MEDIS
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top