Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Setuju Dibuat UU SAR

Pemerintah menyetujui rencana penyusunan Rancangan Undang-undang (RUU) Tentang Pertolongan dan Pencarian yang tengah digodok DPR.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 29 Mei 2014  |  18:08 WIB
Pemerintah Setuju Dibuat UU SAR
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- Pemerintah menyetujui rencana penyusunan Rancangan Undang-undang (RUU) Tentang Pertolongan dan Pencarian yang tengah digodok DPR.

Menteri Perhubungan Evert Erens Mangindaan mengatakan Indonesia sebagai salah satu anggota Organisasi Maritim Internasional, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional diwajibkan mengimplementasikan dan mengikuti seluruh aturan yang telah dikeluarkan oleh dua organisasi tersebut.

Belum lama ini Kementerian Perhubungan dan Basarnas sudah diaudit oleh auditor dari ICAO [Organisasi Penerbangan Sipil Internasional] di mana kami sudah mengikuti standar keamanan yang telah ditetapkan,” paparnya, Kamis (29/5/2014).

Pihaknya menyambut baik rencana penyusunan RUU tentang pertolongan dan pencarian karena hingga kini kegiatan tersebut belum terkoordinasi dengan baik. Pemerintah menurutnya sudah menyusun ratusan Daftar Inventaris Masalah (DIM) yang akan menjadi masukkan bagi penyusunan beleid tersebut.

Kepala Basarnas Marsekal Muda TNI F.H. Bambang Sulistyo menyambut baik penyusunan RUU tersebut karena semakin menguatkan lembaganya untuk menkoordinasikan kegiatan pertolongan dan pencarian.

Berdasarkan catatan Bisnis, sebanyak 23.385 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), selama 2013. Jumlah korban jiwa tersebut akibat 93.578 kasus Lakalantas sepanjang tahun itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tim sar
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top