Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PELAKU KOPERASI: 2013, diminta naikkan omzet pameran di luar negeri

JAKARTA—Pelaku koperasi beserta usaha kecil dan menengah Indonesia pada 2013 diharapkan mampu meningkatkan omzet pameran di luar negeri untuk melampaui pendapatan sebesar Rp56 miliar lebih seperti yang dicatat pada tahun lalu.
- Bisnis.com 27 Januari 2013  |  18:25 WIB

JAKARTA—Pelaku koperasi beserta usaha kecil dan menengah Indonesia pada 2013 diharapkan mampu meningkatkan omzet pameran di luar negeri untuk melampaui pendapatan sebesar Rp56 miliar lebih seperti yang dicatat pada tahun lalu.

Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Neddy Rafinaldy Halim, menjelaskan target peningkatan omzet  tersebut sangat memungkinkan, karena jumlah pameran yang akan diikuti pelaku koperasi, usaha kecil dan menengah (KUKM) lebih dari10 negara.

”Pada tahun ini kami merencanakan mengirim KUKM ke-12 negara untuk mengikuti sebanyak 15 pameran. Jadi, kami optimistis dari penambahan negara tujuan itu bisa meningkatkan total omzet KUKM,” ujarnya kepada Bisnis, Minggu (27/1/2013).

Pada periode 2012, negara tujuan pameran bagi KUKM hanya ditetapkan 10. Berarti pada tahun ini terjadi peningkatan jumlah negara, sehingga instansi itu optimistis penambahan negaratujuan pameran bisa meningkatkan omzet.

Keberhasilan meraih omzet sebesar Rp56 miliar lebih dari mengikuti 10 pameran internasional pada 2012, melibatkan 177 KUKM peserta. Pada tahun ini belum ditetapkan jumlah peserta dari KUKM, namun ada kemungkinan peningkatan jumlah.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Mulia Ginting Munthe

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top