Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEN: Pemerintah diminta perhatikan golongan masyarakat miskin & hampir miskin

- Bisnis.com 22 Januari 2013  |  22:21 WIB
JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan jajaran pemerintah diminta memperhatikan perkembangan tingkat ekonomi golongan masyarakat miskin dan hampir miskin karena dapat menjadi bom waktu.
 
Anggota Komite Ekonomi Nasional Aviliani mengatakan pendapatan per kapita golongan masyarakat miskin dan hampir miskin rata-rata hanya tumbuh 2%. 
 
Angka tersebut, ujarnya, jauh di bawah tingkat inflasi yang mencapai lebih dari 4% dan jauh di bawah rata-rata pendapatan per kapita golongan menengah yang mencapai lebih dari 6%.
 
Secara keseluruhan, ujarnya, jumlah penduduk yang dikategorikan miskin dan hampir miskin di Indonesia mencapai 99 juta jiwa. Terdiri atas 29 juta jiwapenduduk miskin dan 70 juta jiwa penduduk hampir miskin.
 
"Mereka jadi tidak pernah naik kelas. Padahal kita berharap orang yang rentan itu dapat naik kelas jadi kelas menengah. Ini bisa jadi bom waktu. Suatu saat, kesenjangan itu tida akan pernah dapat kita turunkan," ujarnya usai pemaparan pandangan KEN kepada Sidang Kabinet Paripurna, Selasa (22/1).
 
Oleh karena itu, ujarnya, perlu ada perbaikan kebijakan baik pada kebijakan yang telah ada maupun pada kebijakan baru.
 
(faa)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top