Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRODUKSI MINYAK: ExxonMobil Yakin Bisa Capai 165.000 Barel Per Hari Pada 2015

JAKARTA: ExxonMobil, melalui anak usahanya MobilCepu Ltd, menargetkan produksi minyak Banyu Urip Blok Cepu bisa mencapai rata-rata 165.000 barel per hari pada 2015-2016.VP Public and Goverment Affair ExxonMobil Erwin Maryoto mengatakan perusahaan fokus
Fajrin
Fajrin - Bisnis.com 27 Desember 2012  |  21:32 WIB

JAKARTA: ExxonMobil, melalui anak usahanya MobilCepu Ltd, menargetkan produksi minyak Banyu Urip Blok Cepu bisa mencapai rata-rata 165.000 barel per hari pada 2015-2016.VP Public and Goverment Affair ExxonMobil Erwin Maryoto mengatakan perusahaan fokus mempersiapkan full scale production Banyu Urip Blok Cepu pada 2014.“Untuk progress Banyu Urip sampai dengan akhir 2012 sudah mencapai 35 %, kami sudah tidak ada masalah dengan Pemkab Bojonegoro mengenai IMB dan tetap menargetkan penyelesaian proyek banyu urip di akhir 2014,” ungkapnya, Kamis (27/12/2012).Pada Mei 2014, produksi penuh Banyu Urip sudah bisa mulai berproduksi sehingga pada akhir 2014 bisa mencapai target produksi sekitar 165.000 barel per hari.“Bisa Mei 2014 mulai, tapi naik secara bertahap (ramp up) hingga akhir 2014 sampai puncaknya sekitar 165.000 barel per hari, tapi itu bukan rata-rata. Rata-rata 165.000 barel per hari mungkin bisa pada 2015 atau 2016, rata-rata 2014 tidak segitu,” jelasnya.Erwin mengatakan produksi awal (Early Production Facilities)Blok Cepu saat ini sudah berada dikisaran 24.000-25.000 barel per hari. Saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi dan bekerja sama dengan SKSP Migas untuk bisa meningkatkan produksi awal secara aman.Meskin agak sulit, pihaknya tetap berusaha meningkatkan produksi awal Blok Cepu sesuai dengan target pemerintah, yakni sekitar 27.000 barel per hari pada 2012. Untuk 2013, dia belum bisa memprediksi besaran produksi awal dari blok tersebut.“Prioritas kami adalah untuk menyelesaikan pengembangan penuh Banyu Urip sebesar 165.000 barel per hari yang kami targetkan bisa tercapai di akhir 2014,” kata Erwin.

Menurutnya, perusahaan sudah menambah alat untuk bisa meningkatkan produksi. Selain itu, untuk meningkatkan produksi perlu dilakukan studi dan evaluasi yang menyeluruh untuk memastikan integritas dan keamanan dari fasilitas yang ada.“Kapasitas awal adalah 20.000 barel per hari, dan untuk meningkatkan  tingkat produksi dikisaran 24.000 barel per hari seperti sekarang sudah dengan penambahan alat yang dibutuhkan, kita sekarang evaluasi bagaimana bisa memaksimalkannya, kalau bisa dinaikkan ya naikkan,” tambahnya.Ketika ditanya mengenai perintah pemerintah yang mengharuskan penambahan fasilitas untuk meningkatkan produksi, Erwin mengatakan banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, salah satunya mengenai keamanan produksi.“Bukan masalah ekonomis, jangan sampai kita nambah peralatan, tapi fasilitas yang ada di situ terganggu, kita konsentrasi produksi awal, terus kita lupa full production."Erwin menegaskan, kapasitas produksi awal dengan menggunakan alat yang ada saat ini adalah sekitar 20.000 barel per hari. Bila produksi terus ditingkatkan, dikhawatirkan akan mengganggu produksi yang sudah ada. Yang pasti, lanjutnya, ExxonMobil terus berusaha memenuhi keinginan pemerintah. (bas)(Foto:lippincot.com) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top