Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PROYEK KONSTRUKSI: Per November 2012, Adhi Karya kantongi kontrak senilai Rp9,9 triliun

JAKARTA: PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak senilai Rp9,9 triliun per November 2012. Sebagian kontrak yang didapat itu terdapat sebagian yang sudah dikerjakan pada 2012 dan sebagiannya lainnya untuk  2013.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Desember 2012  |  17:38 WIB

JAKARTA: PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak senilai Rp9,9 triliun per November 2012. Sebagian kontrak yang didapat itu terdapat sebagian yang sudah dikerjakan pada 2012 dan sebagiannya lainnya untuk  2013.

Perseroan  sudah meraih pendapatan  Rp5,6 triliun dari target tahun 2012 sebesar Rp7,8 triliun. Adapun hingga akhir tahun perseroan menargetkan memperoleh kontrak senilai Rp10,8 triliun.

Sementara untuk tahun depan, perseroan menargetkan membukukan kontrak senilai Rp17 triliun dengan pendapatan  Rp13,2 triliun. Sementara untuk laba bersihnya sekitar Rp450an miliar.

Coorporate Secretary PT Adhi Karya Amrozi Hamidi mengungkapkan bidang usaha sektor konstruksi dan EPC (Engineering, Procure and Construction) menyumbang hampir 86% dari total kontrak yang diperoleh Adhi Karya.

“Untuk properti Adhi Karya baru mulai tahun 2012 dan kami berharap laba operasinya bisa mencapai 14% dari keseluruhan,” ujarnya saat dihubungi Bisnis (25/12).

Amrozi menuturkan untuk tahun 2013, perseroan akan memberikan perhatian khusus pada sektor properti. Tidak tanggung-tanggung perseroan menargetkan sumbangan laba dari sektor properti tahun 2013 mencapai 30%. (arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Thomas Mola

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top