Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GARUDA INDONESIA: Aerofood ACS Kini Serap 2.200 Tenaga Kerja

JAKARTA--Aerofood ACS, anak perusahaan Garuda Indonesia yang bergerak dibidang makanan dan logistik hingga kini telah menyerap 2.200 tenaga kerja.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 Desember 2012  |  13:50 WIB

JAKARTA--Aerofood ACS, anak perusahaan Garuda Indonesia yang bergerak dibidang makanan dan logistik hingga kini telah menyerap 2.200 tenaga kerja.

Benquet Manager Aerofood ACS Agus Sulistyono mengatakan pihaknya tetap mengutamakan penyerapan tenaga kerja dibandingkan memanfaatkan teknologi pengolahan kemasan makanan dan logistik untuk menunjang operasional perusahaan. 

Dia mengatakan pihaknya telah menyuplai makanan dan logistik ke 27 maskapai penerbangan asing termasuk AirAsia yang saat ini mulai melayani penerbangan domestik.

 

"Selama ini AirAsia tidak sepenuhnya mengambil paket katering kami, tetapi beberapa bahan makanan ada yang mereka simpan di tempat kami," kata Agus saat bertemu jurnalis Famtrip Media Makassar di Jakarta, Jumat (21/12/2012).

Koordinator Training Aerofood Marsiman mengungkapkan kemampuan porduksi tenaga kerja yang ada bisa mencapai 50.000 porsi per hari.

"Biasanya kalau lagi high season penerbangan, pesanan melonjak sekitar 75.000 hingga 80.000 porsi perhari," ucapnya 

Menurutnya, Aerofood harus menjaga kualitas logistik makanan di pesawat karena mitra kerja mereka bisa komplain dan meminta ganti rugi jika ada makanan yang rusak atau terkontaminasi. 

"Sehelai rambut saja yang ditemukan penumpang di makanan, kami bisa kena penalty Rp2 juta per kasus," kata Marsiman. 

Makanya setiap pegawai yang akan  memasuki area produksi tersebut, harus menggunakan pakaian khusus dan penutup kepala agar rambut tidak jatuh ke area produksi. 

"Ruangan harus safety, karyawan harus memakai sapu tangan untuk menghindari kuku yang patah atau sejenisnya," tambahnya. 

Guna menjamin kualitas makanan, Aerofood juga menyerap 80 ahli gizi yang berasal dari beragam perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. 

Mereka (para ahli gizi) setiap hari mengecek zat-zat yang terkandung di makanan dan peralatan yang digunakan. Anak perusahaan Garuda tersebut memiliki laboratorium khusus untuk menjamin makanan agar tidak mengandung bahan yang berbahaya. 

Selain lisensi makanan layak konsumsi, Aerofood juga memiliki bukti halal makanan yang diproduksi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). (K46) (Foto: garuda-indonesia.com)

 
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Hendra Nick Arthur

Editor : Yanita Petriella

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top