Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KESEJAHTERAAN MUSLIM: Sesric Gandeng PBNU Kaji Perekonomian

JAKARTA--Pusat Riset Ekonomi dan Sosial, Organisasi Konferensi Islam menggandeng  Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk membantu peningkatan kesejahteraan umat Islam di Indonesia 
Aprilian Hermawan
Aprilian Hermawan - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  20:43 WIB

JAKARTA--Pusat Riset Ekonomi dan Sosial, Organisasi Konferensi Islam menggandeng  Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk membantu peningkatan kesejahteraan umat Islam di Indonesia 

Statistical, Economic and Social Research and Training Centre for Islamic Countries (Sesric) merupakan sebuah lembaga di bawah naungan Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang bertujuan melakukan kajian ekonomi dan strategi meningkatkan kesejahteraan umat muslim dunia. 

Sejumlah bidang disepakati akan dijalankan dalam kerjasama tersebut melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU yang dilakukan di Kantor PBNU, Selasa (11/12). 

Kerjasama ditandatangani langsung oleh  Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dan  Savas Alpay selaku General Director of  Sesric.

"MoU ini sangat penting, kesempatan yang bagus untuk NU," kata Said Aqil. 

PBNU berharap kerjasama ini bisa membantu pemerintah Indonesia dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya Nahdliyin. Salah satunya peningkatan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, serta perbaikan di bidang perekonomian. 

Said mengatakan Sesric sebagai lembaga internasional merupakan pihak yang tepat untuk diajak bekerjasama, karena memiliki berbagai kegiatan positif di bidang ekonomi, sosial, dan pendidikan, di antaranya pelatihan-pelatihan yang dikhususkan untuk masyarakat Islam di seluruh negara di dunia. 

"Organisasi PBNU sekarang sudah terdaftar di PBB. Semoga kerjasama ini bisa membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya Nahdliyin. Insya Allah kita tidak banyak ngomong, tapi kita banyak kerja," katanya.Sementara itu,  Savas Alpay dalam sambutannya menyebutkan   NU layak dijadikan mitra kerjasama dalam posisinya sebagai bagian dari Indonesia, negara  dengan penduduk beragama Islam terbesar di keanggotaan di OKI. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top