Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

POM BENSIN: Biaya tinggi, SPBU Petronas menyusut tersisa 4 unit

JAKARTA:Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) milik PT Petronas Niaga Indonesia yang beroperasi di Indonesia kini hanya tinggal 4 SPBU, menyusut dari sebelumnya 19 SPBU.Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Umi Asngadah mengatakan SPBU Petronas banyak
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 23 Oktober 2012  |  12:49 WIB

JAKARTA:Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) milik PT Petronas Niaga Indonesia yang beroperasi di Indonesia kini hanya tinggal 4 SPBU, menyusut dari sebelumnya 19 SPBU.Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Umi Asngadah mengatakan SPBU Petronas banyak yang tutup akibat penjualan BBM-nya yang tidak menutupi biaya operasional."Terdapat 19 SPBU berlokasi di Jakarta dan Medan. Sebanyak 15 SPBU di Jakarta sudah tutup sejak 31 Agustus 2012 karena penjualannya terlalu kecil sehingga biaya operasinya tidak dapat terpenuhi," ujarnya dalam pesan singkatnya hari ini, Selasa (23/10).  Meski demikian, Umi mengatakan untuk sementara ini belum ada PHK karyawan karena bisnis BBM-nya Petronas dialihkan ke produk lain seperti pelumas. Menurut Umi, Petronas sudah berbisnis SPBU di Indonesia sejak 2007.Berdasarkan catatan BPH Migas, Petronas tidak lagi mengikuti tender penyaluran BBM PSO (bersubsidi) pada tahun depan. Saat ini ada empat badan usaha yang mengikuti tender penyaluran BBM PSO tahun depan. Mereka adalah PT Pertamina (Persero), PT Aneka Kimia Raya Corporindo Tbk, PT Surya Parna Niaga, dan Shell.Tahun depan, volume BBM bersubsidi ditetapkan sebesar 46 juta kiloliter, meningkat 15% dari volume dalam APBN-P 2012 sebesar 40 juta kiloliter.

(faa) Foto: reuters

Sementara itu tahun ini, realisasi konsumsi BBM bersubsidi diperkirakan mencapai 44 juta kiloliter.  (Faa) 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top