Bisnis.com, JAKARTA — Sennheiser Group tetap menggencarkan investasi jangka panjang dan melakukan inovasi teknologi meski mengalami penurunan pendapatan sepanjang 2025.
Produsen audio profesional tersebut mencatatkan pendapatan €463,1 juta pada tahun fiskal 2025 atau turun 5,9% dibandingkan dengan 2024. Penurunan kinerja terjadi di tengah volatilitas ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik di berbagai pasar utama perusahaan.
CEO Sennheiser Group, Andreas Sennheiser mengatakan perusahaan tetap mengalokasikan belanja besar untuk riset dan pengembangan serta mulai mengirimkan Spectera, ekosistem wireless broadband bidirectional pertama di dunia.
Menurutnya, kemampuan menjaga fokus terhadap proyek strategis dan tetap dekat dengan pelanggan menjadi faktor penting untuk mempertahankan daya saing.
Chairman of the Board of Directors Sennheiser Group Daniel Sennheiser menambahkan arah strategi yang jelas serta komitmen tim global menjadi fondasi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan jangka panjang meski kondisi bisnis masih menantang.
Secara regional, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika tetap menjadi kontributor pendapatan terbesar dengan penjualan €215,8 juta, meski turun 7% dibandingkan tahun sebelumnya. Pelemahan paling besar terjadi di Jerman akibat lesunya permintaan domestik.
Baca Juga
"Tahun 2025 kembali menjadi tahun yang penuh tantangan, baik dari perspektif ekonomi maupun geopolitik," ujar Andreas Sennheiser dalam siaran pers, Senin (6/7/2026).
Sennheiser menginvestasikan €48,1 juta atau sekitar 10% dari pendapatan untuk penelitian dan pengembangan produk, perangkat lunak, serta integrasi hardware dan layanan. Perusahaan juga mengalokasikan sekitar €5,8 juta untuk memperkuat fasilitas produksinya di Jerman dan Rumania.
Investasi tersebut diwujudkan melalui Spectera yang dikembangkan selama lebih dari satu dekade dan mulai dipasarkan kepada pelanggan pada 2025.
Selain itu, Sennheiser meluncurkan sejumlah produk baru, termasuk mikrofon stereo shotgun MKH 8018, pengembangan platform EW-DX, serta TeamConnect Ceiling Medium Ceiling Tile untuk kebutuhan ruang rapat hybrid.
Melalui anak usahanya, Neumann, perusahaan juga memperluas solusi audio imersif lewat RIME untuk monitoring Dolby Atmos melalui headphone serta VIS berbasis augmented reality untuk Apple Vision Pro.
Sementara itu, bisnis Sennheiser Mobility mencatat pertumbuhan didorong peluncuran berbagai sistem audio otomotif dan perluasan kerja sama dengan sejumlah produsen kendaraan.