Pertamina Ungkap Alasan Naikkan Harga BBM Pertamax per 10 Juni

Pertamina menjelaskan alasan menaikkan harga BBM Pertamax dan Pertamax Green 95 mulai Rabu (10/6/2026). Berikut alasannya.
Pengendara mengisi BBM jenis Pertamax di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta, Rabu (1/1/2025)/Bisnis/Himawan L Nugraha
Pengendara mengisi BBM jenis Pertamax di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta, Rabu (1/1/2025)/Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) dan BP-AKR kompak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) beroktan 92 mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan harga BBM ini tak lepas dari perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan penyesuaian harga BBM dilakukan setelah melalui koordinasi dengan pemerintah selaku regulator dan mengikuti mekanisme evaluasi berkala.

Adapun, evaluasi itu dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” kata Roberth dalam keterangan resmi, Selasa (9/6/2026) malam.

Dia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

Meski demikian, Pertamina memastikan pasokan BBM nonsubsidi tetap aman dan tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina.

Tercatat, Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi Pertamax series. Perinciannya, harga Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.

Selanjutnya, Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

Sementara, harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar dipatok Rp6.800 per liter.

Selain itu, Pertamina tidak mengubah harga sejumlah produk BBM nonsubsidi lainnya. Harga Pertamax Turbo tetap Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Setali tiga uang, melalui akun Instagram resminya @bp_idn, SPBU swasta itu kini mematok harga BP 92 (RON 92) di level Rp16.670 per liter. Angka itu naik dari sebelumnya, yakni Rp12.390 per liter.

Lalu, harga BP Ultimate di SPBU BP kini dibanderol Rp17.240 per liter. Angka itu juga naik dari sebelumnya yang seharga Rp12.930 per liter.

Sementara, harga BP Ultimate Diesel kini dipatok Rp25.060 per liter. Harga itu masih tetap atau tidak naik dari sebelumnya.

Berikut daftar harga BBM BP-AKR dan Pertamina terbaru 10 Juni 2026:

BP-AKR

  • BP 92: Rp16.670 per liter (naik)
  • BP Ultimate: Rp17.240 per liter (naik)
  • BP Ultimate Diesel: Rp25.060 per liter

Pertamina

  • Pertalite: Rp10.000 per liter (tetap)
  • Biosolar: Rp6.800 per liter (tetap)
  • Pertamax (RON 92): Naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter
  • Dexlite (CN 51): Rp23.000 per liter (tetap)
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800 per liter (tetap)
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter (tetap)
Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro