Setoran Pajak Tumbuh 30,4%, Bea Cukai Anjlok 14,7% pada Februari 2026

Penerimaan pajak tumbuh 30,4% menjadi Rp245,1 triliun, sementara bea cukai turun 14,7% akibat moderasi harga komoditas.
Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. / dok. Sekretariat Kabinet-Humas Kemenkeu
Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. / dok. Sekretariat Kabinet-Humas Kemenkeu

Bisnis.com, JAKARTA — Kinerja APBN 2026 sampai dengan 28 Februari membukukan penerimaan pajak sebesar Rp245,1 triliun atau tumbuh 10,4% (yoy) dibandingkan Februari 2025. 

Hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pada konferensi pers APBN KiTa edisi Maret 2026, Rabu (11/3/2026). Secara keseluruhan, penerimaan negara total mencapai Rp358 triliun atau tumbuh 11,4% (yoy). 

Realisasi pajak Februari lalu itu lebih tinggi dari periode Februari tahun lalu yang hanya mencatatkan penerimaan sebesar Rp188 triliun. 

"Di dalamnya [penerimaan negara] penerimaan pajak mencapai Rp245,1 triliun dengan pertumbuhan yang sangat kuat yaitu 30,4%," ujarnya di Aula Mezzanine, Gedung Juanda Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta. 

Selain pajak, penerimaan kepabeanan dan cukai terkumpul sampai akhir Februari lalu sebesar Rp44,9 triliun. Namun, pertumbuhannya terkontraksi hingga 14,7% dibandingkan Februari 2025 yaitu Rp52,6 triliun. Purbaya menyebut ini utamanya dipengaruhi oleh moderasi harga komoditas. 

"Tetapi informasi terakhir sudah tumbuh lagi year-on-year untuk cukai tumbuh 7% [Maret 2026]," terangnya. 

Adapun penerimaan negara bukan pajak atau PNBP terealisasi sebesar Rp68 triliun atau terkontraksi 11,4% (yoy) dari periode yang sama tahun lalu Rp76,7 triliun. 

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan penerimaan negara pada APBN 2026 mencapai Rp3.153,6 triliun. Penerimaan ini didukung utamanya oleh penerimaan perpajakan yakni Rp2.693,7 triliun. 

Kontributor terbesar adalah penerimaan pajak sebesar Rp2.357,7 triliun yang tumbuh Rp440,1 triliun dari realisasi akhir 2025 lalu yakni Rp1.917,6 triliun. 

Sementara itu, penerimaan kepabeanan dan cukai ditargetkan sebesar Rp336 triliun dan PNBP Rp459,2 triliun.

Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dany Saputra
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro