Bisnis.com, JAKARTA — Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati diumumkan sebagai salah satu peserta World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government, University of Oxford, mulai 2026 mendatang. Dia akan memegang posisi sebagai fellow selama satu tahun.
Sri Mulyani sebelumnya telah selesai menuntaskan jabatannya sebagai Menkeu pada Kabinet Merah Putih usai reshuffle oleh Presiden Prabowo Subianto, September 2025 lalu. Dia digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa usai demo besar-besaran akhir Agustus 2025 di beberapa daerah di Indonesia.
Dilansir dari situs resmi Blavatnik School of Government, University of Oxford, program fellowship tersebut dirancang bagi pemimpin dunia yang sedang bertransisi melanjutkan perjalanan kepemimpin publik mereka.
Perempuan yang juga pernah menjabat Direktur Pelaksana Bank Dunia itu disebut akan berkesempatan untuk berbagi pengetahuannya kepada pemimpin global masa kini dan mendatang.
Dia akan terlibat dalam program mentoring mahasiswa maupun alumni, mempertemukan pemimpin dunia serta mencari pendekatan inovatif dalam pemerintahan.
Melalui keterangannya yang dikutip Blavatnik School fo Government, Sri Mulyani menyatakan terhormat untuk bergabung sebagai World Leaders Fellow di salah satu universitas unggulan dunia itu.
Baca Juga
Dia menilai Oxford merupakan institusi yang membawa orang-orang dari latar belakang dan sudut pandang berbeda, guna berefleksi terhadap tantangan kebijakan publik maupun pemerintahan di seluruh dunia.
"Saya berharap dapat memberikan kontribusi yang berharga bagi komunitas ini, berbagi pengalaman sambil terus belajar, dan mendukung generasi pembuat kebijakan berikutnya saat mereka bersiap untuk memimpin dengan integritas, kompetensi, dan martabat dalam lingkungan yang semakin kompleks," terangnya dikutip dari sirus resmi Blavatnik School of Government, University of Oxford, Rabu (10/12/2025).
Sementara itu, Dekan dari Blavatnik School, Ngaire Woods menyampaikan bahwa pihaknya senang akan bergabungnya Sri Mulyani ke institusi tersebut.
Dia berharap mantan Menkeu di bawah tiga presiden Indonesia iut bisa berbagi pengalamannya yang dinilai kaya akan pembuatan kebijakan ekonomi secara global.
"Para siswa kami datang dari lebih dari 60 negara di seluruh dunia untuk mengasah keterampilan mereka dalam pelayanan publik, termasuk jabatan terpilih, dan saya senang mereka akan memiliki kesempatan untuk belajar darinya," terang Ngaire Woods.
Untuk diketahui, Sri Mulyani telah menjabat Menkeu pada 2005-2010 pada era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), 2016-2024 pada era Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), dan Oktober 2024 sampai dengan September 2025 di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Selama menjadi Menkeu, dia pernah mendapatkan sejumlah penghargaan internasional. Selain Menkeu, pengalamannya di pemerintahan mencakup Menteri PPN/Bappenas serta sementara sebagai Menko Perekonomian.