Profil Sri Mulyani, 2 Dekade Urus Keuangan Negara Kini Diganti Purbaya

Sri Mulyani digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan setelah lebih dari dua dekade mengelola keuangan negara.
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan kepada wartawan terkait RAPB dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2026 di Jakarta, Jumat (15/8/2025).  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan kepada wartawan terkait RAPB dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2026 di Jakarta, Jumat (15/8/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati resmi diganti oleh Presiden Prabowo Subianto. Dia akhirnya mengakhiri jabatan sebagai Menkeu, setelah lebih dari dua dekade bergelut dalam birokrasi khususnya urusan keuangan negara. 

Pengganti Sri Mulyani adalah Purbaya Yudhi Sadewa. Dia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lembaga Penjamin Simpanan. Dia pernah menjabat deputi di Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi yang waktu itu dipimpin oleh Luhut Binsar Pandjaitan. 

Berdasarkan catatan Bisnis, Luhut Panjaitan pada 2015 yang menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan melantik Purbaya sebagai Deputi Staf Kepresidenan. Kecakapan Purbaya membuatnya dipilih langsung oleh Luhut.

Menurut Luhut, Purbaya sebenarnya selama ini aktif membantu kampanye Jokowi melalui Tim Bravo Lima, sayap relawan pendukung Jokowi yang dipimpin langsung oleh Luhut.

Diakui Luhut, Purbaya menjadi kontroversi karena banyak orang menyoal posisinya sebagai anggota Staf Ahli Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Secara profesional memang membantu Hatta, namun saat kampanye dia sudah membantu Jokowi, tetapi tidak terlihat," ungkap Luhut.

Profil Sri Mulyani

Sri Mulyani lahir di Tanjungkarang, Lampung, 26 Agustus 1962. Dia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia, memperoleh Master of Science of Policy Economic dari University of Illinois Urbana Champaign USA dan mendapat gelar Ph.D of Economic dari kampus yang sama.

Dia dikenal sebagai sosok yang fokus pada ekonomi moneter dan perbankan serta ekonomi tenaga kerja.

Pada bidang tersebut, Sri Mulyani pertama kali ditunjuk sebagai Menteri Keuangan pada 2005 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Salah satu kebijakan pertama yang dikeluarkannya adalah memecat petugas korup di lingkungan Departemen Keuangan.

Dia dinilai berhasil menekan angka korupsi dan mereformasi sistem pajak dan keuangan Indonesia. Hanya berselang satu tahun menjabat, Sri Mulyani langsung mendapat gelar Euromoney Finance Minister of the Year oleh majalah Euromoney.

Sri Mulyani tergolong lama berada di Kementerian Perekonomian. Hingga pada 2010 dia ditunjuk menjadi salah salah satu dari tiga Direktur Pelaksana Bank Dunia. Namun pengunduran dirinya berdampak negatif pada situasi ekonomi Indonesia seperti stock exchange yang turun hingga 3,8% pada saat itu.

Pengunduran diri SMI juga dinilai akibat desakan sejumlah pihak. Meski begitu, dia tetap mendapat gelar dari Forbes pada 2014 sebagai wanita paling berpengaruh di dunia pada urutan ke - 38.

Dua tahun kemudian Sri Mulyani akhirnya kembali ke Indonesia. Dia dipanggil Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Keuangan, posisi yang sama pernah didudukinya. Jabatan tersebut diterimanya pada 27 Juli 2016.

Kepemimpinannya langsung mencuri perhatian. Pada tahun yang sama, dia berhasil membuat Pemerintah Pusat memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun anggaran 2016 dari BPK.

Dia juga dinilai sukses menagih pajak dari perusahaan raksasa seperti Google dan Facebook. Dua tahun berselang, dia dinobatkan sebagai Menteri Terbaik di Dunia pada gelaran World Government Summit di Uni Arab Emirates.

Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Edi Suwiknyo
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro