Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Ilustrasi cadangan devisa Indonesia dalam mata uang dolar AS - Dok. Bank Indonesia
Lihat Foto
Premium

Mati-matian Jaga Rupiah Hingga Cadangan Devisa Terkuras US$7,7 Miliar

Cadangan devisa Indonesia mengalami penurunan yang signifikan sepanjang 2022 sejalan ketidakpastian di pasar keuangan global sehingga 'menggoyang' rupiah.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com
10 Januari 2023 | 15:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Cadangan devisa Indonesia mengalami penurunan yang signifikan sepanjang 2022 sejalan dengan ketidakpastian yang tinggi di pasar keuangan global.

Pada Desember 2022, Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa sebesar US$137,2 miliar. Jika dibandingkan dengan posisi pada akhir Desember 2021, penurunan cadangan devisa mencapai US$7,7 miliar.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyampaikan bahwa posisi cadangan devisa pada Desember 2022 setara dengan pembiayaan 6,0 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Cadangan devisa ini pun masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top