Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja menumpuk galon air kosong di dermaga di Pelabuhan Sunda Kelapa di Jakarta, Senin, (15/3/2021). Bloomberg - Dimas Ardian
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis: Standar Mutu Air Mineral, dari Jamur hingga Kini BPA

Industri air mineral pernah diterpa penurunan permintaan karena kandungan jamur. Kini sejarah terulang dengan wacana pelabelan kandungan Bisfenol-A atau BPA pada galon air mineral.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com
10 Mei 2022 | 17:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Sebelum ramai rencana pelabelan kandungan Bisfenol-A atau BPA pada galon saat ini, industri air mineral telah diadang persoalan standar mutu sejak awal perkembangannya di Indonesia.

Persoalan standar mutu air mineral yang melibatkan kandungan jamur disinggung dalam laporan khusus berjudul "Industri Air Mineral Berkembang Pesat" di Koran Bisnis Indonesia edisi 1 Mei 1992.

Departemen Perindustrian saat itu dilaporkan menemukan air mineral yang mengandung jamur. Bahkan penemuan tersebut berbuah teguran terhadap salah satu produsen air mineral. Tak ayal jika permintaan air mineral menurun hingga 30 persen karena persoalan standar mutu tersebut.

"Hal ini bisa terjadi karena banyak produsen mengabaikan standar mutu," demikian tertulis dalam laporan khusus dari Koran Bisnis Indonesia edisi 1 Mei 1992.

Dibandingkan dengan rokok, ban, dan semen, industri air mineral termasuk yang relatif baru saat itu di Indonesia. Produksi PT Golden Mississippi yang dimulai pada 1973 menjadi awal mula perkembangan bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) di Tanah Air.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top