Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Petani beraktivitas di lahan persawahan di kawasan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (17/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Lihat Foto
Premium

Tantangan Indonesia Memenuhi Kebutuhan Beras Nasional

Langkah Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan nasional, terutama untuk produk beras, tampaknya masih akan terus menemui tantangan.
Nyoman Ary Wahyudi & Yustinus Andri
Nyoman Ary Wahyudi & Yustinus Andri - Bisnis.com
01 April 2022 | 19:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Upaya Indonesia dalam menjaga keamanan pasokan beras untuk kebutuhan pangan nasional, tampaknya harus menemui tantangan.

Belum lama ini Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Budi Waseso menyebutkan terdapat tantangan bagi perseroan untuk menyerap optimal gabah kering panen atau GKP petani pada masa panen raya tahun ini.

Tantangan itu muncul dari masalah klasik, yakni kemampuan pembelian GKP oleh Bulog yang ‘tertahan’ oleh ketentuan harga pembelian pemerintah atau HPP. Sebab, dalam Permendag No.24/2020, diatur bahwa pembelian untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani ditetapkan sebesar Rp4.200/kg

Sementara itu, Budi mengatakan, saat ini para pengusaha penggilingan swasta rata-rata menawarkan harga pembelian GKP ke petani sebesar Rp4.800 per kg. Dengan adanya gap harga pembelian yang ditawarkan oleh Bulog dan pengusaha penggilingan beras swasta, menjadi hal yang wajar jika petani menjual berasnya ke penggilingan swasta.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top