Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Pelanggan berbaris di salah satu gerai pengiriman logistik di China.  - Bloomberg
Lihat Foto
Premium

Mengintip Perusahaan Logistik Indonesia yang Menyulut Perang Tarif di China

Tren perang tarif antarperusahaan logistik di Indonesia, rupanya diusung oleh perusahaan Tanah Air yang berekspansi ke China, yakni J&T Express.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com
08 Maret 2022 | 18:57 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Dalam beberapa tahun terakhir, meroketnya pamor dan penggunaan platform dagang elektronik (dagang-el) alias e-commerce, telah mendorong  bertumbuhnya industri logistik di Indonesia.

Para pemain baru di sektor logistik pun terus bermunculan. Pada saat yang sama, meningkatnya jumlah pemain dan tuntutan pasar e-commerce yang ‘banjir’ promosi, pun mendorong perusahaan logistik ke babak persaingan baru. Babak itu adalah perang harga layanan pengiriman.

Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Mahendra Rianto sempat mengatakan, perusahaan logistik yang dapat bertahan adalah mereka yang ikut dalam ekosistem e-commerce. Menurutnya, salah satu konsekuensi ketika masuk dalam ekosistem tersebut adalah, perusahaan logistik harus siap 'bakar uang' untuk memberikan tarif semurah mungkin kepada pelanggan.

banner premium

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 3 artikel konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top