Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Kapal ferry saat memasuki pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (11/2/2020). Bisnis -  Paulus Tandi Bone
Lihat Foto
Premium

ASDP Caplok Perusahaan Pelayaran Jembatan Nusantara, Ini Profilnya

Jembatan Nusantara dibentuk pada 1976 yang awalnya melayani penyeberangan Surabaya-Madura.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com
01 Desember 2021 | 07:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan penyeberangan milik negara, PT ASDP Indonesia Ferry mengumumkan mencaplok perusahaan pelayaran PT. Jembatan Nusantara.

"Direksi PT Jembatan Nusantara (perseroan) dan PT ASDP Indonesia Ferry (Pengambilalih) dengan ini mengumumkan rencana perubahan pemegang saham perseroan, sehingga Pengambilalih akan menjadi pemegang saham pengendali baru Perseroan," tulis manajemen dalam pernyataan resminya Rabu, (1/12/2021).

Melalui akuisisi ini, ASDP akan memiliki 100 saham Jembatan Nusantara. Meski demikian tidak diumumkan nilai akuisisi 100 persen perusahaan itu.

Dalam laman resminya, Jembatan Nusantara memiliki dua layanan utama pelayaran. Layanan pertama yakni pelayaran jarak dekat. Jembatan Nusantara memiliki rute untuk 37 wilayah di Indonesia. Lainnya pelayaran jarak jauh yang menjangkau Indonesia Barat hingga Indonesia Timur.

Jembatan Nusantara pertamakali belayar pada 16 Februari 1976 dengan dua armada kapal dengan rute Ujung Kamal Surabaya ke Madura. Perusahaan ini mulanya bernama PT. Jembatan Madura.

Transformasi bisnis pertamakali terjadi pada 1985, dengan manajemen baru perusahaan pelayaran ini berhasil menjangkau 10 lintas provinsi yang tersebar dari Provinsi Lampung, Banten, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top