Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Aktivitas pengemoran migas PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) di Laut Natuna Selatan. - MedoEnergi.com
Lihat Foto
Premium

Eksistensi Medco (MEDC) di Pusaran Transisi Energi

Tuntutan global untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih telah menjadi sebuah keniscayaan untuk munculnya tren peralihan dari energi fosil menuju energi yang lebih ramah lingkungan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com
29 November 2021 | 22:08 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Tuntutan global untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih telah menjadi sebuah keniscayaan untuk munculnya tren peralihan dari energi fosil menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

Namun, era transisi itu dinilai tidak serta merta akan memadamkan peran strategis minyak dan gas bumi (migas) di masa depan.

Indonesia telah secara tegas untuk mengambil peran dalam rangka pengurangan emisi global dengan terus meningkatkan bauran energi baru dan terbarukan (EBT).

Dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) persentase kontribusi minyak dan gas (migas) terhadap jumlah energi nasional telah ditetapkan bakal menciut.

Adapun, target yang dicanangkan adalah meningkatkan porsi EBT menjadi 26 persen pada 2030 dan 31 persen pada 2050.

Di sisi lain, porsi minyak bumi terus menciut menjadi 23 persen pada 2030 dan 20 persen pada 2050. Sementara itu, porsi gas bumi dalam bauran energi nasional akan mencapai 22 persen pada 2030 dan 24 persen pada 2050.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top