Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Papan penunjuk properti milik Evergrande di China.  - Bloomberg
Lihat Foto
Premium

Kasus Evergrande, antara Tingginya Kecemasan Investor & Nestapa Karyawan

Kekhawatiran investor global mengenai kasus ancaman gagal bayar utang Evergrande masih cukup tinggi. Di sisi lain, perusahaan dikabarkan terpaksa berhutang kepada para karyawannya sendiri.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com
24 September 2021 | 10:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Drama terkait dengan kasus ancaman gagal bayar utang yang dialami oleh raksasa properti China, yakni Evergrande Group terus bergulir.

Adapun, salah satu drama itu adalah meningkatnya kecemasan investor global, terutama investor yang menempatkan dananya ke perusahaan tersebut.

Di sisi lain, karyawan di sejumlah unit usaha Evergrande turut menjadi korban dari salah urus bisnis perusahaan asal Negeri Panda tersebut.

Seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (24/9/2021), para investor obligasi berdenominasi dolar AS yang diterbitkan Evergrande mengaku masih khawatir mengenai kepastian pembayaran kupon, senilai total US$83 juta oleh perusahaan tersebut.

Sebab, sejauh ini belum ada informasi mendetail mengenai kepastian perusahaan dalam melakukan pembayaran kupon, yang sejatinya jatuh tempo pada Kamis (23/9/2021). Hal itu membuat kabar mengenai Evergrande yang telah membayar salah satu kupon obligasi domestik, yang jatuh tempo pada 23 September lalu, tak begitu berarti di mata investor global.

Apalagi, Evergrande sejauh ini tidak membuat pengajuan ke otoritas bursa saham China atau pengumuman publik tentang detail pembayaran kupon tersebut.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top