Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pertamina EP Cepu telah menyelesaikan tahapan completion yang merupakan proses pemasangan tubing (pipa produksi) beserta seluruh kelengkapannya. Sejauh ini, Proyek JTB yang dioperatori PEPC mencapai 17.391.921 Jam Kerja Selamat. Istimewa -  Pertamina
Premium

Target 1 Juta Barel, Butuh Ramuan Pemanis untuk Hulu Migas

07 Juni 2021 | 06:03 WIB
Kondisi lifting migas di dalam negeri yang selalu turun setiap tahun dan kegiatan eksplorasi yang juga belum masif dan menemukan cadangan migas yang besar menjadi serangkaian tantangan di industri hulu migas.

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah target pemerintah untuk mengejar produksi minyak 1 juta barel per hari dan gas bumi 12 juta kaki kubik per hari pada 2030, masih terdapat sejumlah wilayah kerja hulu minyak dan gas bumi yang merosot.

Suntikan kebijakan fiskal yang menarik dinilai dapat membantu untuk menggairahkan kembali kinerja produksi hulu migas dalam negeri.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengungkapkan penyebab utama merosotnya kinerja produksi hulu minyak dan gas bumi dalam negeri dalam beberap tahun terakhir.

Arifin mengatakan dalam dua tahun terakhir permintaan energi fosil itu mengalami penurunan, sehingga kontraktor kontrak kerja sama banyak yang mempertimbangkan untuk melanjutkan program peningkatan. "15 KKKS besar ini umumnya di bawah rata-rata dari target," ujar Arifin tak lama ini.

Dia melanjutkan penyebab lainnya turunya produksi dalam negeri adalah kondisi banyaknya sumur migas yang saat ini sudah berusia tua. Hal itu membuat kinerja pengeboran minyak mengalami penurunan.

Pada beberapa sumur, lanjut Arifin, kandungan air yang keluar dari proses pengeboran lebih banyak dibandingkan jumlah minyak yang dihasilkan. Kondisi yang disebut water cut tersebut telah banyak dialami KKKS. Dengan kondisi itu, banyak KKKS yang meninggalkan sumur-sumur tersebut karena sudah tidak lagi mencapai nilai keekonomiannya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top