Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Sebuah pesawat baru saja mendarat.  - Bisnis.com
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis: Enam Maskapai Nasional Turunkan Ego Demi Sehatkan Industri

Enam maskapai sepakat untuk menyudahi perang tarif diskon tiket, guna menyehatkan industri penerbangan nasional.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com
23 Mei 2021 | 18:55 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Perang tarif antarmaskapai tampaknya terus menjadi fenomena yang berulang di industri penerbangan nasional.

Bedanya, saat ini perang tarif tiket antarmaskapai penerbangan sulit dilakukan. Sebab, pandemi Covid-19 telah menekan sebagian besar mobilitas masyarakat, termasuk dalam bepergian menggunakan pesawat.

Tak heran kini, maskapai penerbangan nasional ramai-ramai memilih untuk bersiasat bertahan dari krisis, alih-alih menggelontorkan diskon tiket pesawat ke pelanggannya.

Terbaru, maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menyatakan perseroan dalam kondisi berat secara finansial. Perusahaan bahkan berencana melakukan restrukturisasi bisnis yang mencakup pengurangan jumlah armada pesawat hingga 50 persen dan memberikan pensiun dini ke sejumlah pilotnya.

Sementara itu, maskapai penerbangan lain pun tampak berupaya mempertahankan usahanya dengan menggenjot bisnis nonpenumpangnya.

Namun, kondisi dan sikap yang berbeda dialami oleh Garuda dan maskapai nasional lain sekitar 27 tahun lampau. Kala itu pada medio 1994, maskapai nasional ramai-ramai menggelontorkan insentif kepada penumpang dengan menawarkan diskon harga tiket yang besar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top