Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Foto eks Chairman Alibaba Group Holding Ltd. Jack Ma (kiri) dan Chairman serta CEO Tencent Holdings Ltd. Ma Huateng (tengah), bersama co-Founder dan CEO Baidu Inc. Robin Li (kanan), terpampang di sampul sebuah buku di perpustakaan milik Huawei Technologies Co. di kantor pusat perusahaan tersebut di Shenzen, China, Rabu (22/5/2019). - Bloomberg/Qilai Shen
Premium

Sikap Keras China ke Perusahaan Teknologi Makin Meluas

29 April 2021 | 19:08 WIB
Sikap keras dan tegas Pemerintah China kepada perusahaan teknologi tampaknya tak main-main. Satu persatu perusahaan di sektor tersebut mendapat teguran dan sanksi dari pemerintah.

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah China tampaknya benar-benar serius untuk mengatur dan mengendalikan industri teknologi nasionalnya. Satu per satu raksasa perusahaan di sektor tersebut mendapatkan sanksi tegas dari regulator Negeri Panda.

Bari-baru ini, China kembali bersiap menjatuhkan denda kepada Tencent Holding Ltd. sebagai bagian dari tindakan menegakkan aturan antimonopoli terhadap raksasa internet negara Panda tersebut.

Melansir Bloomberg, Jumat (29/4/2021) Tencent akan didenda setidaknya 10 miliar yuan atau US$1,6 miliar. Angka tersebut berbeda US$2,8 miliar yang dikenakan sesama titan Alibaba Group Holding Ltd. 

Denda tersebut diberikan karena perusahaan tidak melaporkan aktivitas akuisisi dan investasi pada masa lalu dengan benar. Korporasi tersebut dituding menghindari aturan antimonopoli dan antipersaingan di beberapa aktivitas bisnisnya.

Sebelumnya, kampanye melawan raksasa teknologi oleh Pemerintah China telah menjerat Alibaba dan Meituan. Bahkan para analis juga sudah menduga Tencent bakal menjadi sasaran berikutnya.

Hal itu tak lepas dari pernyataan regulator keuangan China yakni State Administration of Market Regulation (SAMR)  yang menilai perusahaan terbesar di Asia tersebut, layak mendapatkan pengawasan tinggi setelah Jack Ma's Ant Group Co. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top