Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Suasana gedung bertingkat dan perumahan padat penduduk di Jakarta./Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Premium

Pasar Properti Semakin Kondusif bagi Konsumen

28 April 2021 | 19:44 WIB
Situasi pasar properti terlihat semakin kondusif bagi konsumen. Langkah Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI7DRR di level 3,50 persen mempercepat proses pemulihan bisnis properti apabila diikuti dengan langkah perbankan menurunkan bunga KPR dan KPA.

Bisnis.com, JAKARTA – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19–20 April 2021 memutuskan mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50 persen, suku bunga Deposit Facility 2,75 persen, dan suku bunga Lending Facility 4,25 persen.

Bank Indonesia juga mengklaim rata-rata tingkat suku bunga dasar kredit (SBDK) perbankan di dalam negeri sekitar 9,05 persen pada Februari 2021.

Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan sebagai salah satu stakeholder industri properti, Rumah.com menyambut baik kebijakan BI untuk tetap mempertahankan BI7DRR sebesar 3,50 persen.

Dia berharap kebijakan ini bisa mendukung pemulihan ekonomi nasional lebih lanjut sekaligus mendongkrak pertumbuhan bisnis properti yang sedang mengalami stagnasi di tengah pandemi.

Namun, menurut Marine, yang paling penting dari kebijakan BI dengan tetap mempertahankan BI7DRR 3,50 persen tersebut adalah pelaksanaannya.

Masalahnya, langkah BI menurunkan suku bunga acuan tidak langsung diikuti perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit khususnya kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA). Akibatnya, suku bunga acuan turun, tetapi industri properti tidak bisa segera merasakan dampaknya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top