Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pelabuhan Bakauheni di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung./Antara - Ardiansyah
Premium

JELAJAH PELABUHAN: Denyut Kembali Terasa di Pintu Perniagaan

08 April 2021 | 15:27 WIB
Pandemi Covid-19 telah menekan hampir seluruh aktivitas manusia dan perniagaan nasional maupun global, termasuk di pelabuhan. Namun kini geliat pemulihan mulai tampak kembali.

Bisnis.com, JAKARTA – Sejarah nusantara mencatat, pelabuhan merupakan salah satu unsur penting sekaligus pintu awal perniagaan pada masa peradaban manusia.

Bagi sebuah negara maritim, aktivitas di pelabuhan bisa menjadi indikator penting bagaimana aktivitas perdagangan berlangsung. Ketika denyut aktivitas di dermaga melemah, besar kemungkinan, sedang terjadi kelesuan di sektor perniagaan dan riil.

Denyut yang melemah tersebut sempat terjadi ketika pandemi Covid-19 melanda Tanah Air sejak tahun lalu. Fenomena itu pun terjadi di hampir sebagian besar belahan dunia, tatkala pergerakan manusia dibatasi.

Namun, setelah selama setahun pandemi Covid-19 melanda, aktivitas kepelabuhan terus mengalami peningkatan. Hal itu tentu sesuai dengan harapan publik sekaligus pemerintah Indonesia.

Terlebih, Presiden  Joko  Widodo  telah mentitahkan agar percepatan  transformasi  di  pelabuhan  tetap berjalan. Langkah itu diperlukan supaya  roda aktivitas sektor  riil  berputar  meskipun  ada  pandemi.

Adapun, dalam  Rencana  Induk  Pelabuhan  Nasional  (RIPN)  yang  mengacu  Keputusan  Menteri  Perhubungan  No.KP  432/2017,  kini  terdapat  636  unit  pelabuhan  yang  digunakan  untuk  melayani  angkutan  laut,  57  unit  terminal  yang  merupakan  bagian  dari  pelabuhan,  dan  1.321  rencana  lokasi  pelabuhan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top