Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden Joko Widodo (tengah) memperkenalkan jajaran lengkap SWF Indonesia di Istana Negara, Selasa (16/2/2021). - Dok. Setpres
Premium

Deretan Polemik yang Menjerat Lembaga Pengelola Investasi (SWF) di Berbagai Negara

01 April 2021 | 15:17 WIB
Baru berdiri sebulan, lembaga pengelola investasi Indonesia Investment Authority (INA) sudah mendapat peringatan dari DPR untuk berhati-hati. Sejumlah kasus di negara lain jadi pengingat.

Bisnis.com, JAKARTA — Sebulan berdiri, peringatan terhadap Indonesia Investment Authority (INA), lembaga pengelola investasi alias Sovereign Wealth Fund (SWF) kelolaan Pemerintah Indonesia mulai bermunculan. Terakhir, pada Rabu (31/3/2021), imbauan agar INA tidak melenceng dari tujuannya diserukan DPR.

Anggota Komisi Keuangan DPR Muhammad Misbakhun berharap pemerintah menjadikan SWF milik negara tetangga, Malaysia, sebagai pelajaran. 1Malaysia Development Berhad (1MDB), nama salah satu SWF asal Negeri Jiran, memang sempat menjadi ladang kasus megakorupsi yang melibatkan eks Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak.

“Ini kasusnya hampir sama dengan [bisa jadi terulang] di Indonesia, di mana kita masih harus meminta dukungan investasi dari asing dengan menerbitkan obligasi atau kerja sama investasi baik itu proyek green field maupun brown field,” ujarnya dalam sebuah diskusi virtual.

Hingga hari ini, Malaysia tercatat mempunyai dua SWF. Selain 1MDB, SWF lain yang cenderung punya kinerja lebih baik dan aset kelolaan lebih banyak adalah Khazanah Nasional Berhad (KNB).

Peringatan agar menjadikan 1MDB sebagai pelajaran bukan yang pertama. Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani—selaku anggota Dewan Pengawas INA—menuturkan pesan tidak beda jauh.

Menkeu menyinggung hal tersebut saat menyampaikan rekomendasi nama-nama calon direksi SWF dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR pada 25 Januari 2021.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top