Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Taipan Hong Kong Li Ka-shing./Bloomberg - Anthony Kwan
Premium

Li Ka-shing & Developer Incar New Territories, Abaikan Risiko

09 Februari 2021 | 16:11 WIB
Para pebisnis properti di Hong Kong termasuk taipan Li Ka-shing disebut-sebut mengincar wilayah New Territories sebagai lokasi proyek-proyek mereka pada masa mendatang. Langkah itu mengabaikan potensi banjir akibat wilayah yang rendah yang disertai kenaikan muka air laut akibat pemanasan global.

Bisnis.com, JAKARTA – Bagi taipan Hong Kong seperti Li Ka-shing, New Territories, salah satu dari tiga daerah utama dari wilayah khusus China Hong Kong bersama Pulau Hong Kong dan Semenanjung Kowloon, merupakan perbatasan terakhir.

Hamparan hijau di ujung barat menawarkan salah satu tambalan terakhir yang relatif belum berkembang di kota yang sempit, ibarat tambang emas untuk pembangunan di pasar perumahan paling mahal di dunia.

Namun, bagi pencinta lingkungan yang menyaksikan proyek bernilai miliaran dolar terungkap, perluasan tersebut mengabaikan risiko besar yakni distrik ini memiliki peluang banjir yang lebih besar daripada hampir wilayah mana pun di Asia karena pemanasan global mendorong permukaan laut lebih tinggi.

Di pusat keuangan Asia yang sudah menghadapi risiko banjir tinggi, tidak ada daerah yang lebih terekspos selain tepi barat laut New Territories yang menjorok ke Delta Sungai Mutiara menuju Makau.

Hanya dalam beberapa dekade, penduduk di distrik yang masih muda ini bisa menghadapi banjir yang mengganggu kehidupan yang disebabkan oleh gelombang badai yang akan semakin sering terjadi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top