Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi kegiatan di properti logistik atau pergudangan. - Reuters
Premium

Pandemi Dorong Properti Logistik Asia Pasifik ke Rekor Tertinggi

04 Februari 2021 | 11:24 WIB
Di tengah keterpurukan hampir semua subsektor properti akibat pandemi corona jenis Covid-19, bisnis properti logistik atau pergudangan justru mendapatkan keuntungan dan mencapai rekor tertinggi.

Bisnis.com, JAKARTA – Sementara pandemi Covid-19 telah mengganggu industri secara global, krisis telah menciptakan tingkat permintaan baru untuk fasilitas logistik, mendorong perdagangan properti logistik atau aset gudang ke rekor tertinggi pada 2020.

Temuan awal dari penyedia informasi properti Real Capital Analytics (RCA) menunjukkan bahwa volume kesepakatan logistik Asia Pasifik mencapai US$13,5 miliar pada 2020, hampir melampaui level 2018 dan 2019 dan hampir dua kali lipat jumlah yang diperdagangkan pada 2017.

Volume rekor itu datang ketika empat pasar di kawasan itu—Jepang, China, Korea Selatan, dan Australia—berada di antara 10 pasar logistik terbesar secara global dalam hal kesepakatan logistik pada 2020, menurut analis RCA yang berbasis di Singapura Benjamin Chow.

Dari pasar utama Asia Pasifik, Australia mengalami kenaikan terbesar dalam volume kesepakatan logistik tahun lalu, mencatat kenaikan 56 persen ke rekor US$2 miliar, demikian dilaporkan Mingtiandi, situs web analisis dan pemberitaan properti regional.

Sebagian besar dari total Aussie berasal dari institusi global yang menimbun gudang di bawah, dipimpin oleh penjualan portofolio Aldi Supermarket pada Juni sebesar Aus$648 juta (US$495 juta) ke usaha patungan Allianz Real Estate-Charter Hall.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top