Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pemandangan gedung bertingkat di Jakarta./Bisnis - Arief Hermawan
Premium

Bisnis Ruang Perkantoran Jakarta Masih Tersisa Secercah Harapan

28 Januari 2021 | 22:13 WIB
Tingkat kekosongan ruang perkantoran di Jakarta dinilai masih lebih baik dibandingkan dengan sejumlah kota di Asia Pasifik. Tingkat kekosongan perkantoran di Jakarta pada dasarnya masih relatif lebih baik dibandingkan dengan Kuala Lumpur, Beijing, atau Shanghai.

Bisnis.com, JAKARTA – Tingkat kekosongan ruang perkantoran di Jakarta dinilai masih lebih baik dibandingkan dengan sejumlah kota di Asia Pasifik.

Senior Advisor Research Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat mengatakan Jakarta menempati urutan kelima, setelah Shanghai, Hong Kong, Beijing, dan Kuala Lumpur terkait dengan ruang perkantoran yang kosong.

Hal tersebut berdasarkan tinjauan properti dalam skala regional yang dirilis oleh Knight Frank Asia Pacific pada Kamis (28/1/2021).

"Stok ruang perkantoran di Jakarta terdapat 6,89 juta m2, tingkat kekosongan mencapai 1,6 juta m2 atau 25,1 persen. Tingkat kekosongan di Jakarta pada dasarnya dalam tahap yang mediumcore, masih relatif lebih baik dibandingkan dengan Kuala Lumpur, Beijing, atau Shanghai," kata Syarifah.

Secara umum tingkat hunian perkantoran kota-kota besar di Asia Pasifik menurun. Jakarta, Shanghai, dan Kuala Lumpur berada di tingkat hunian ruang kantor dengan kisaran 75 persen hingga 80 persen. Penurunan ini terjadi sejak semester lalu.

Saat ini, total pasokan perkantoran meningkat menjadi 6,9 juta m2 pada akhir semester II/2020 dengan selesainya proyek kantor baru yaitu Lippo Thamrin.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top