Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Keramik. Indonesia pernah menjadi Big Five Top Ceramic Manufacturing Countries.  - BISNIS
Premium

Racikan Strategi Mengembalikan Kejayaan Industri Keramik

25 Januari 2021 | 16:32 WIB
Kementerian Perindustrian berupaya untuk membangkitkan kembali kejayaan industri keramik nasional seperti pada 2014 sebagai produsen nomor empat di dunia.

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perindustrian berupaya untuk membangkitkan kembali kejayaan industri keramik nasional seperti pada 2014 sebagai produsen nomor empat di dunia.

Target ini ditopang dengan kebijakan strategis, di antaranya melalui program substitusi impor sebesar 35 persen yang ditargetkan tercapai pada 2022.

Implementasinya didukung dengan kebijakan pengendalian tata niaga impor keramik dan pembatasan pelabuhan masuk di wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Selain itu, kebijakan minimum import price untuk ubin keramik serta pemberlakuan SNI wajib yang diperketat.

"Kami telah melakukan pertemuan dengan Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (ASAKI) guna mencari solusi agar industri keramik nasional bisa lebih berdaya saing di kancah global,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melalui siaran pers, Senin (25/1/2021).

Agus pun menyatakan industri keramik saat ini optimistis industri keramik bisa kembali jaya apabila mendapatkan dukungan dan atensi dari pemerintah. Asaki pun sepakat mendukung misi besar Kemenperin untuk substitusi impor.

Agus menyampaikan bahwa adanya penurunan harga gas tertentu bagi sektor manufaktur, dinilai membawa peluang untuk rebound di industri keramik selaku sektor yang menerima manfaat insentif tersebut.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top